Forkopimda Mempawah Sidak Pasar Jelang Idulfitri
Pantau Ketersediaan Sembako di Masyarakat 

SIDAK: Wakil Bupati dan Forkopimda Kabupaten Mempawah saat melaksakan sidak pasar jelang lebaran. WAHYU ISMIR/PONTIANAK POST

Memastikan ketersediaan stok dan harga jual barang stabil menjelang Idulfitri, Pemerintah Kabupaten Mempawah melaksanakan inspeksi mendadak (sidak) di sejumlah pasar tradisional. Sidak diagendakan berlangsung selama tiga hari dari Selasa hingga Kamis (4-6/5).

Sidak di Pasar Tradisional Sebukit Rama Mempawah, dipimpin Wakil Bupati, Muhammad Pagi dan diikuti Muspida beserta jajaran OPD Pemerintah Kabupaten Mempawah. Para pejabat daerah ini berkeliling memasuki toko-toko dan swalayan di kawasan Pasar Kota Mempawah dan sekitarnya.

Dalam sidak tersebut, Wabup dan rombongan melihat langsung aktivitas pasar. Termasuk berinteraksi dengan para pedagang terkait stok barang, harga jual dan antusias pengunjung menjelang Idulfitri.

“Ini (sidak) merupakan kegiatan rutin Pemerintah Kabupaten Mempawah bersama OPD terkait dalam rangka menghadapi Idul Fitri. Tujuannya untuk memantau dan mengontrol ketersediaan sembako di masyarakat,” jelas Muhammad Pagi.

Selain stok barang, lanjut Muhammad Pagi, pihaknya juga memeriksa keamanan barang seperti tanggal kedaluarsa, asal distribusi barang hingga memastikan harga jual barang sesuai ketentuan pasar.

“Intinya kita ingin masyarakat selaku konsumen merasa aman dan nyaman berbelanja dan mengkonsumsi barang-barang tersebut. Agar, perayaan Idulfitri semakin khidmat dan membawa kebahagiaan bagi masyarakat yang merayakannya,” harap Wabup.

Terkait hasil sidak, Wabup mengungkapkan tidak ditemukan adanya permasalahan yang berarti. Mulai dari stok barang hingga harga jual relatif normal dan terkendali. Karena itu, dirinya mengaku senang dan bersyukur aktivitas pasar tetap stabil di tengah pandemi Covid-19 di Kabupaten Mempawah.

“Setelah kita cek, stok barang sampai Idulfitri nanti mencukupi dan harga relatif normal atau tidak ada kenaikan signifikan. Kita antisipasi jangan sampai terjadi lonjakan harga menjelang  lebaran sehingga menimbulkan keresahan di masyarakat,” ujarnya.

Di tempat yang sama, Kapolres Mempawah, Fauzan Sukmawansyah menyebut, sidak itu menyasar pasar, pertokoan hingga swalayan di Pasar Mempawah dan sekitarnya. Tujuannya untuk mengantisipasi terjadinya tumpukan atau kerumunan masyarakat yang berbelanja keperluan lebaran.

“Kita lihat daerah  lain seperti Jakarta pada beberapa lokasi pasar berskala besar terjadi kerumunan massa. Nah, hal ini harus kita antisipasi agar tidak terjadi di Kabupaten Mempawah. Maka mulai hari ini (Selasa) hingga Kamis nanti, kita ingatkan pedagang dan pemilik toko supaya membatasi pengunjung selama pandemi Covid-19,” pungkasnya. (wah)

error: Content is protected !!
Hubungi Kami!