Fraksi DPRD Kalbar Ajak Sukseskan Pilkada di Tengah Pagebluk Covid-19

PONTIANAK – Perhelatan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak bakalan digelar pada 9 Desember 2020 mendatang. Masih tersisa hitungan beberapa hari ke depan. Nah selama tahapan dan proses pilkada, fraksi-fraksi di DPRD Kalimantan Barat meminta pesta demokrasi pada 7 Kabupaten di Kalbar harus sukses, meski di dera Pagebluk Covid-19.

Ketua Fraksi Nasdem Kalbar, Subhan Nur misalnya, berharap masyarakat atau pemilih di tingkat bawah tetap menjaga aroma persatuan dan kesatuan. “Jangan sampai gontok-gontokan. Ini pesta kita semua,” katanya belum lama ini.

Menurutnya walaupun Pilkada dilaksanakan di tengah Pagebluk Covid-19, tetapi dia percaya tidak akan tercipta klaster apapun di Pilkada Kalbar. Itu karena, tahapan pengaturan protokol kesehatan baik dari KPU dan Bawaslu, sangat-sangat ketat. “Intinya kalau semua protokol prokes dilaksanakan, maka Pilkada di Kalbar bakalan sukses besar,” ucapnya.

Ketua Fraksi PDI Perjuangan Kalbar, Martinus Sudarno meminta masyarakat pada tujuh Kabupaten tetap menjaga persatuan dan kesatuan. Dia menyampaikannyah ketika menyampaikan Pendapat Akhir (PA) Fraksi PDI Perjuangan DPRD Provinsi Kalbar pada rapat paripurna kemarin.

“Untuk tujuh Kabupaten yang saat ini sedang menyelenggarakan Pilkada, Fraksi PDI Perjuangan mengajak masyarakat untuk tetap menjaga persatuan dan kesatuan. Berbeda pandangan politik boleh saja dan hal biasa. Namun jangan sampai membuat kita terpecah belah,” katanya.

Anggota DPRD Kalbar dari dapil Sanggau-Sekadau ini berharap kepada masyarakat, apabila nantinya sudah ditetapkan pemenang tetap mendukung pemerintahan yang menang.”Siapapun nantinya terpilih harus kita hargai dan dukung penih. Bagi yang kalah jangan minder, artinya kita masih bisa ikut membangun daerah,” ujar dia.

Ustadz Miftah, dari Fraksi PPP-PKS mengajak seluruh masyarakat di daerah pesta demokrasi agar tetap menyukseskan Pilkada serentak di Kalbar ini. “Mari kita sukseskan. Tetapi dengan syarat protokol kesehatan tetap dipatuhi,” pungkasnya. (den)

error: Content is protected !!