Gagal Upload, Dokumen Lelang Proyek Rp55,2 Miliar

Kontraktor Tuding Proyek Sudah Diatur

PONTIANAK—Panitia Kelompok Kerja (Pokja) Pemilihan 31 BP2JK Kalimantan Barat diprotes Direktur, PT.Atiqa Ramadhan Sejahtera, Hawalia Anwar SE diksokan kepada CV. Maju Bersama sebagai penawar pekerjaan. Sebab data penawaran paket pekerjaan dari Preservasi Jalan Ruas Dalam Kota Mempawah, Batas Kota Mempawah—Sungai Duri senilai Rp55,2 miliar tak dapat diuplod alias error padam sistem LPSE (Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah Secara Elektronik) Kementrian PUPR.

Anwar kepada beberapa media menyebutkan bahwa perusahaannya sudah berusaha keras mengirim data penawaran paket pekerjaan yang sedang ditender tersebut. Sayangnya terjadi masalah gangguan pada sistem LPSE alias tidak bisa diakses.

Berdasarkan datanya, jadwal upload terakhir yakni 11 Febuari jam 09.00 Wib. Namun diperpanjang Pokja sampai 11 Febuari Pukul 18.00 Wib. Akan tetapi sistem LPSE ternyata hanya aktif 1 jam dari pukul 15.00 -16.00 Wib.

Ganguan menjadi panjang sehingga penawar pekerjaan tak bisa mengupload dari pukul 16.00 Wib (11/2) sampai pukul 11.00 Wib tertangga 12 Febuari. Dampak error pada sistem LPSE, banyak peserta lelang tak dapat mengupload dokumen penawaran.

Lampiran bukti data- data perusahaanya sulit mengakses LPSE pada waktu yang telah disebutkan juga dikirim ke Kepala Balai.

”Ini seperti proyeknya sudah diatur siapa pemenang. Masak server sekelas Kementriaan PUPR sedang error akibat tidak bisa mengupload. Ini menjadi perhatian kami, jika dilanjutkan proses lelangnya,” ancamnya.

Dia bahkan berencana membawa kasus gagal upload dokumen penawaran ke Kejaksaan, Polda hingga KPK RI. ”Seandainya dilanjutkan, saya akan laporkan,” ancamnya didampingi Andi W, kolega sesama penawar proyek.

Wartawan akhirnya mencoba mengkonfirmasi kepada Anton, Kepala Balai BP2Jk Kalau atau Kepala Pelelangan PUPR Kalbar pada proyek Kementriaan PUPR terkait pelelangan Paket Preservasi Jalan Ruas Dalam Kota Mempawah-Sei Duri ini. Kepala Balai menjawab bahwa proses tender paket Preservasi Jalan Ruas Dalam Kota Mempawah-Sei Duri dapat diklariikasi beberapa hal.

Pertama Paket tersebut batas akhir upload dokumen penawaran Tanggal 11 Februari 2020 pukul 09.00 Wib. Kedua ada berita pemberitahuan resmi bahwa SPSE 4.3 terjadi gangguan dari pukul 05.55 sampai dengan 13.20 Wib pada (11/2). Ketiga dari poin 1 dan 2 di atas waktu upload dokumen yang hilang selama 3 jam 5 menit, Pokja berinisiatif memperpanjang waktu upload dari pukul 15.05- 18.10 Wib.

Dikabarnya bahwa SPSE aktif hanya 1 jam dari pukul 15 sampai 16 (11/2) dan pukul 16.00 Wib sampai dengan pukul 11.00 (12/2) SPSE tidak aktif, sesungguhnya tidak ada pemberitahuan dari LPSE Kementerian PUPR.

Namun, Anton buru-buru meminta maaf beberapa jam ke depan karena sudahg menerima surat gangguan dari pukul 16.45 Wib (11/2) sampai dengan 10.35 Wib (12/2). ”Mohon maaf, kami baru terima surat bahwa terjadi gangguan Pokja BP2JK sedang mengkonsultasikan ke pusat. Terima kasih atas masukkannya. Kami segera tindaklanjuti untuk melapor ke pusat,” ucapnya.(den)

Read Previous

Tiga Desa Di Kayong Utara Tergenang

Read Next

Dorong Penguatan Isu Perempuan di Media

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *