Gelar Pawai Taaruf, Lembaga Pendidikan Islam Addhiyaullami Gelar Sambut Tahun Baru Hijriah

Pawai Ta’aruf

Pawai Ta’aruf – Para peserta bersama warga dan pengurus Lembaga Pendidikan Islam Addhiyaullami saat akan melepas pawai Taaruf di jalan Danau Sentarum-jalan Suka Mulia Gang Sukma 17, Kecamatan Pontianak Kota, Minggu (1/9).

PONTIANAK – Lembaga Pendidikan Islam Addhiyaullami menggelar pawai Ta’aruf dalam rangka menyambut tahun baru Islam 1441 H di jalan danau Sentarum-jalan Suka Mulia Gang Sukma 17, Kecamatan Pontianak Kota, Minggu (1/9).

Pawai Taaruf dibuka langsung oleh Mujiono selaku Kabag Agama Provinsi Kalimantan Barat. Pawai Taaruf tersebut dihadiri sekitar 1500 anak-anak Pondok Pasantren, pelajar, mahasiswa, TPQ, drumband, dan MWC NU Pontianak Kota.

“Kita ingin mensyiarkan kegiatan-kegiatan Islam khususnya di bulan Muharam 1441 H, yang memang sudah kita agendakan setiap tahun, dengan niatan mudah-mudahan para jamaah dan peserta khususnya dilingkungan Suka Mulia bisa benar-benar memahami dan mengerti akan kegiatan Islam sebenarnya,”ucap Pengasuh lembaga Pendidikan Islam Addhiyaullami, Muhammad Soleh.

Ia mengatakan pada malam sebelumnya, mengadakan pengajian akbar menyambut tahun baru Islam. Ini merupakan tahun kedua penyelenggaraan pawai Taaruf, “Dan Insyaallah akan kita lakukan setiap kegiatan Islam, hanya kita perlu mengatur bentuk kegiatannya saja seperti apa,”ungkapnya.

Soleh mengungkapkan, ditahun ini mengangkat tema menumbuhkan karater muslim yang cerdas, berakhlak, intelektual, menuju generasi yang berkualitas. Maksud dari tema ini sendiri adalah generasi saat ini bisa memilih apa yang memang harus mereka lakukan, khususnya perbuatan-perbuatan yang diperintahkan oleh Allah SWT.

“Serta pekerjaan-pekerjaan yang dilarang oleh Allah dapat ditinggalkan. Jadi disitulah anak-anak yang cerdas berakhlakul kharimah, yang mana berakhlakul kharimah ini tidak bisa diukur dengan ilmu, karena ketika akhlak sudah dikedepankan barulah ilmunya menyusul. Lalu berintelektual itu mereka buka hanya memakai peci, baju muslim, dan sarung. Akan tetapi walaupun mereka tidak berbusana muslim mereka memiliki wawasan yang tinggi, wawasan modern, dan menjadi anak-anak milennial yang dibutuhkan di zaman sekarang,”tuturnya.

Soleh berharap, kedepannya para peserta bukan sekedar menuju kepada pawainya, akan tetapi makna dari kegiatan ini bisa di amalkan didalam kehidupan sehari-hari dan membawa keberkahan dilingkungan, khusunya di lingkungan Suka Mulia dan Sekitarnya.

Kegiatan ini juga dihadiri oleh Ponpes darul khairat Ponpes baitilquran, Ponpes Sirajulullum, TPQ Al barokah, TPQ Al Muhibbin, TPQ darunnaim, drumband IAIN , drumband Ma’arif, dan didukung oleh MCW NU Pontianak kota. (var)

Read Previous

Insiden Maut dari F2

Read Next

Kodim Singkawang Laksanakan Komsos Kreatif

Tinggalkan Balasan

Most Popular