Gencarkan Sosialisasi dan Patroli

RAKOR : Tim Satgas Penanggulangan Covid-19 Ketapang, melakukan rapat koordinasi terkait penetapan zona merah terhadap Kabupaten Ketapang, kemarin (28/7).

KETAPANG – Menindaklanjuti status zona merah penyebaran Covid-19, Pemerintah Kabupaten Ketapang langsung melakukan rapat koordinasi mendadak Rabu (28/7). Rapat dipimpin Kepala Satuan Polisi Pamong Praja Kabupaten Ketapang, Muslimin, selaku Ketua Koordinator Bidang Penegakan hukum Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Ketapang.

Rapat tersebut dihadiri Forkopimda dan perangkat daerah. Di antaranya Dinas Kesehatan, Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr. Agoesdjam, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Dinas Kominfo, Bagian Kesra Sekretariat Daerah, Kodim 1203 Ketapang, Polres Ketapang, dan Lanal Ketapang. Beberapa masukan disampaikan guna menindaklanjuti situasi di Ketapang pada minggu terakhir ini.

Kapolres Ketapang melalui Kabag Ops Polres Ketapang, Kompol Aditya, mengatakan dengan peningkatan zona merah ini perlu ditingkatkan kegiatan patroli dan imbauan kepada masyarakat. Termasuk di antaranya bagi para pelaku usaha sebagai tempat kerumunan seperti, warkop, kafe-kafe, pesta pernikahan dan tempat-tempat sejenis.

Masukan yang sama juga disampaikan Pasi Ops Kodim 1203, Kapten Suyatno. Dia mendorong Satgas Gakkum untuk meningkatkan volume patroli dan penegakan hukum. “Namun dalam patroli tetap mengedepankan humanis terhadap masyarakat,” kata Suyatno.

Dinas Kominfo Kabupaten Ketapang yang diwakili Kabid Komunikasi Publik, Maryanto, menekankan pentingnya secara terus-menerus melakukan sosialisasi media. Perkembangan teknologi saat ini, informasi lebih mudah diserap masyarakat melalui teknologi. Karena itu, proses input data dan publikasi apat repantau masyarakat secara langsung.

Dinas Kominfo Kabupaten Ketapang menyatakan siap melakukan penyebarluasan informasi, baik melalui pres release maupun menampilkan data yang update di aplikasi yang ada, namun untuk pengolahan data ini diperlukan supply data dari dari perangkat daerah yang membidangi teknis seperti Dinas Kesehatan selaku produsen data.

“Dengan supply data yang terupdate, maka perkembangan penanganan Covid-19 di Kabupaten Ketapang dapat terpantau oleh masyarakat. Pada akhirnya dengan diketahuinya perkembangan data, masyarakat secara tidak langsung akan melakukan pencegahan secara mandiri, termasuk proses bertukar pesan (sosialisasi) dalam penanganan Covid-19,” ungkap Maryanto.

Kasatpol PP Ketapang, Muslimin, mengingatkan kepada seluruh anggota Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Kabupaten Ketapang untuk tetap solid dan semangat melakukan tugasnya sesuai bidangnya sebagai mana tertuang dalam Surat Keputusan Bupati Ketapang. “Sebagai tindak lanjut dari hasil rapat koordinasi ini, akan meningkatkan patroli dan mengedukasi masyarakat guna menekan penyebaran Virus Corona di Ketapang,” paparnya. (afi)

error: Content is protected !!
Hubungi Kami!