Gerai D’Sanas Parfum Kedua Resmi Dibuka di Kota Pontianak

parfum
GRAND OPENING: D'Sanas Parfum secara resmi membuka gerai keduanya se-Indonesia di Kota Pontianak, tepatnya di Jalan Putri Candramidi, Sabtu (11/2). FOTO SIGIT ADRIYANTO/PONTIANAK POST

Tawarkan 17 Varian Parfum Bersertifikasi Halal dari MUI

D’Sanas Parfum resmi membuka gerai di Kota Pontianak, atau lebih tepatnya di Jalan Putri Candramidi. Hal ini sekaligus menjadi gerai tersebut menjadi yang kedua di seluruh Indonesia sampai saat ini, setelah sebelumnya produk parfum yang digagas oleh publik figur Irfan Hakim ini, melejit di gerai pertama di Kota Batam. Bagaimana keseruan dan antusias dari masyarakat Pontianak? Mari simak di bawah ini.

SIGIT ADRIYANTO, Pontianak

DIJUMPAI saat meresmikan pembukaan gerai keduanya ini, Irfan Hakim mengungkapkan pemilihan Kota Pontianak bukan tanpa alasan. Karena banyaknya permintaan dan dirinya mengaku tertarik untuk membuka gerai keduanya di tempat berjuluk Kota Khatulistiwa tersebut.

“Permintaan reseller sangat banyak sekali. Namun jujur saya merasa sangat tertarik dengan Kota Pontianak ini,” ujarnya kepada awak media, Sabtu (11/2).

Dia juga menjelaskan bahwa produk yang ditawarkan bukan sekadar parfum asal wangi semata, namun memiliki kekhasan tersendiri. Selain itu, ia juga menjanjikan setiap varian parfum yang disajikan semuanya memiliki label dan sertifikasi halal dari Majelis Ulama Indonesia (MUI). Terkait sertifikasi halal yang ditawarkan, dirinya berujar penjualan parfum saat ini memang sudah banyak dan penyebarannya sangat mewabah. Namun, menurutnya, yang memiliki sertifikasi halal dari MUI dirasa masih amat sangat jarang dijumpai di toko-toko parfum.

“Terlebih untuk mendapatkan label itu (halal MUI, Red) sangat sulit dan melalui proses yang sangat lama dan sangat panjang. Semuanya perlu pengecekan, mulai dari bahan baku, cara pembuatan, dan lainnya. Jadi bisa dibilang halal itu sebagai satu keunggulan kita saat ini,” ujarnya.

Di sisi lain, dia juga menjamin ketahanan aroma dari parfum yang dijualnya, yakni bisa mencapai delapan jam lamanya.

“Kalau kurang dari delapan jam, bisa ditukar langsung. Karena yang kita inginkan adalah membuat pemakainya merasa tenang dan nyaman selama menggunakan parfum ini. Jadi tak hanya wangi, tapi juga enak dibawa kemana-mana, terlebih untu ibadah,” sambungnya

Terkait produk yang dijual sampai saat ini, ia menuturkan setidaknya ada 17 varian aroma parfum yang ditawarkan.

“Sebenarnya ada lebih banyak lagi, kalau dijumlah lebih dari 50 varian, tapi setelah melihat permintaan semakin spesifik akhirnya hanya 17 yang kita pasarkan dan tak menutup kemungkinan untuk terus bertambah dan berkembang seiring kebutuhan konsumen,” jelasnya.

Ketika ditanyai terkait alasan pemilihan berwirausaha menjual minyak wangi dibanding publik fugur lain yang lebih banyak bergelut di bidang kuliner, dia berpendapat bahwa saat ini minyak wangi sudah menjadi bagian penting dalam kehidupan dan pergaulan masyarakat saat ini.

“Jadi kalau dulu orang bilang asal wangi saja, tapi skarang sudah berubah. Sekarang wangi itu bisa menggambarkan identitas. orang bisa menilai karakter tiap orang lewat wangian yang dipakai,” timpalnya.

Sementara itu, salah satu pengunjung, yakni Utami mengatakan memang sudah menunggu parfum milik irfan hakim tersebut buka di Pontianak. Di samping, karena produk tersebut milik publik figur, menurutnya, ia merasa penasaran dengan parfum berlabel halal yang ditawarkan.

“Bukan karena artisnya juga sih, tapi memang sudah beberapa kali baca kalau parfumnya itu ada label halal dari MUI. Jadi kepengen coba, dan emang udah nunggu,” tuturnya.

Dia pun tak ragu untuk memuji parfum yang ditawarkan oleh D’Sanas, yang dinilainya memiliki keunikan dan dirasanya elegan ketika disemprotkan ke badan.

“Tadi juga sudah nyoba, dan memang baunya enak, ndak menyengat. Sesuai dengan ekspetasi saya,” tutupnya singkat. (*)

error: Content is protected !!