Gertam Dorong Stabilisasi Pangan

SERAHKAN BIBIT: Kepala Dinas Pangan Peternakan dan Kesehatan Hewan Kalbar, M Munsif, secara simbolis memberikan bantuan bibit kepada 5 RT di lingkungan kelurahan Bangka Belitung Laut, Pontianak Tenggara, Selasa (14/1). SITI/PONTIANAKPOST

PONTIANAK – Upaya untuk menjaga stabilitas ketersediaan pangan salah satunya dapat dilakukan dengan intervensi melalui optimalisasi pemanfaatan lahan pekarangan. Melalui Gerakan Tanam (Gertam), pemerintah membagikan secara gratis bibit tanaman kepada masyarakat, dengan harapan dapat meningkatkan ketahanan pangan dan gizi, sekaligus menyikapi situasi fluktuasi pada sejumlah komoditas.

Melalui Dinas Pangan Peternakan dan Kesehatan Hewan Kalbar, tahun ini Gertam untuk komoditas cabai akan direalisasikan dengan memberikan bantuan bibit. “Tahun ini kami bagikan kepada 26 kelompok wanita tani atau KWT di 6 kabupaten, yaitu di Sambas, Bengkayang, Singkawang, Mempawah, Kubu Raya, dan Kota Pontianak,” ungkap Kepala Dinas Pangan Peternakan dan Kesehatan Hewan Kalbar, M Munsif, saat memberikan bantuan bibit cabai kepada 5 RT di lingkungan kelurahan Bangka Belitung Laut, Pontianak Tenggara.

Dipilihnya komoditas cabai, lanjut dia, lantaran harga komoditas itu yang kerap fluktuatif, terutama pada saat momen-momen besar. Karena itu, dia menilai perlu mendorong masyarakat untuk berkebun secara mandiri, minimal menanam jenis tanaman yang mudah perawatannya seperti cabai atau aneka sayuran. Dengan mamproduksinya secara mandiri, minimal dapat memenuhi kebutuhan sendiri.

Usmadi, salah satu perwakilan penerima bantuan bibit di lingkungan kelurahan Bangka Belitung Laut, berharap bantuan tersebut dapat mendorong masyarakat di lingkungannya untuk menanam cabai. Dengan adanya bantuan itu, para ibu rumah tangga dapat lebih produktif dengan cara berkebun. Sekalipun tidak memiliki lahan, namun digantikan dengan menggunakan media tanam lainnya, seperti pot, polibeg, dan lain sebagainya.

“Mudah-mudahan kita bisa mandiri. Ibu-ibu tidak perlu lagi belanja kebutuhan pangan yang sudah ditanam sendiri,” tutur dia. (sti)

Read Previous

Harun Masiku Kabur ke Singapura

Read Next

Tujuh Hari Ferry Penyeberangan Tak Beroperasi

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *