Graha Pena Pontianak Disemprot Disinfektan

Salah satu crue dari Badan Nasional Penaggulangan Bencana (BNPB) bekerjasama Dinas Kesehatan Provinsi Kalbar sedang melakukan penyemprotan di salah satu ruang Gedung Graha Pena

PONTIANAK – Gedung Graha Pena Pontianak, yang berlokasi di Jalan Gajah Mada, Pontianak, turut disemprot dengan cairan disinfektan. Langkah ini diambil untuk mencegah penyebaran virus corona yang lebih luas, terutama bagi para pekerja di gedung itu. Penyemprotan yang dilaksanakan pada Senin (23/3) itu,  dilakukan atas kerja sama Dinas Kesehatan Kalbar serta BPBD Kalbar.

Penyemprotan dimulai sekitar pukul 11 siang. Setiap sisi gedung tak luput disemprot dengan cairan disinfektan yang diyakini mampu membunuh virus tersebut. Tak perlu membutuhkan waktu yang lama, petugas hanya membutuhkan waktu sekitar 20 menit untuk menyemprot gedung berlantai enam tersebut

Sekretaris Dinas Kesehatan Kalbar, Hary Agung menyatakan penyemprot yang dilakukan memang diprioritaskan di tempat-tempat umum hingga kantor layanan publik terlebih dahulu. “Kegiatan ini merupakan upaya pencegahan yang kami lakukan untuk menghambat penyebaran covid 19 di masyarakat,” ungkap dia, kemarin.

Penyemprotan ini dilakukan atas sinergi dari beberapa pihak. Semula, kata dia, hanya ada 3 tim dinkes yang ditugaskan untuk menjalankan tugas itu. Berjalannya waktu, bergabung tim dari BPBD provinsi serta tim dari PMI Propinsi. Selain itu, kata dia ada juga beberapa kelompok masyarakat yang berkontribusi secara sukarela. Mereka bergerak bersama dalam kegiatan penyemprotan ini.

Upaya menekan penyebaran wabah covid ini tidak hanya dilakukan dengan penyemprotan disinfektan. Selain semprot disinfektan, Dinkes Kalbar juga menerapkan upaya lain, antara lain, edukasi pasar sehat covid 19, serta penyediaan wastafel portable untung tempat tempat umum

“Kegiatan edukasi cegah covid 19 di pasar-pasar tradisional mulai 22 dan 23 ini di 8 pasar,” kata dia. Kegiatan lainnya juga akan di gelar di pasar-pasar lainnya, di antaranya penyuluhan, membagi masker dan sarung tangan, serta leaflet etika batuk pada pedagang-pedagang di pasar. Pihaknya juga pasang spanduk himbauan tentang cara berperilaku di pasar untuk mencegah penularan atau penyenbaran covid 19 di tempat umum. Program ini dalam pemanfaatannya juga bekerjasama dengan Disperindag Kota Pontianak dan PDAM kota.

“Hari ini (kemarin, red),  kami pasang 10 wastafel di pasar2 Kota Pontianak. Rencananya 100 titik wastafel portable secara bertahap akan tempatkan di tepat umum, yang mana dalam hal ini,  kami kerjasama dengan Disperindag Kota Pontianak dan PDAM” kata dia.

Dengan upaya ini, dia berharap, dapat merubah perilaku  masyarakat agar  berperilaku hidup sehat dengan kebiasaan mencuci tangan pakai sabu. “Semoga dengan

3 cara tersebut, dapat pencegahan yg kami lakukan untuk menghambat penyebaran covid 19 di masyarakat. Saya juga berharap masyarakat melakukan social distancing,” pungkas dia. (sti)

Read Previous

Pelatnas Libur, Gabung Pelatda NTB

Read Next

Pelindo II Pontianak Berikan CSR ke Pemkot

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *