Gubernur Ajak Lulusan Untan Bangun Desa

WEBINAR: Gubernur Sutarmidji saat menghadiri webinar bertajuk “Kampus Merdeka Mendukung Desa Mandiri di Kalbar secara virtual di DAR, Jumat (7/5).  BIRO ADPIM FOR PONTIANAK POST

PONTIANAK– Gubernur Kalimantan Barat (Kalbar) Sutarmidji menghadiri webinar bertajuk “Kampus Merdeka Mendukung Desa Mandiri di Kalimantan Barat” yang diselenggarakan Universitas Tanjungpura (Untan) Pontianak, di Data Analytic Room (DAR), Jumat (7/5).Dalam kesempatan itu ia mengajak para alumnus Untan yang berasal dari daerah untuk kembali ke desa dan membangun desa masing-masing.

Sebelum menyampaikan paparan,Midji sapaan akrabnya terlebih dahulu mengucapkan selamat kepada Untan Pontianak yang telah berdiri sejak 62 tahun yang lalu.”Selamat Dies Natalis ke-62 Untan Tahun 2021 ini,” ucapnya.

Menggenai Desa Mandiri, ia mengatakan ketika awal dilantik menjadi gubernur bersamaWagub Ria Norsan pada September 2018lalu, Kalbar hanya memiliki satu desa mandiri di Kabupaten Kayong Utara. Oleh karenanya, selama memimpin Kalbar, program desa mandiri masuk dalam salah satu indikator kinerja utama.”Saya lihat 2.031desa yang ada di Kalbar, hanya satu desa mandiri sebelum saya menjabat,” katanya.

Kondisi pada tahun 2018 ada 677 desasangat tertinggal, kemudian 928 desa tertinggal, 376 desa berkembang, 53 desa maju dan hanya satu desa mandiri. Aartinya masih banyak desa tertinggal yang perlu dijadikan prioritas pembangunan di Kalbar.

Untuk saat ini desa mandiri di Kalbar telah menggalami peningkatan dari tahun ke tahun. Di tahun 2019, jumlah desa mandiri  63 desa, sedangkan tahun 2020 meningkat  kembali menjadi 159 desa.

“Data terakhir di tahun 2021 dari evaluasi Kementerian Desa, sekarang desa mandiri sudah mencapai 383 desa, desa maju 458, desa berkembang 911, desa tertinggal 279, dan desa sangat tertinggal sudah tidak ada lagi. Ini merupakan satu prestasi bagi Kalbar,” ujarnya.

Ia menepis tudingan yang menyebutkan program desa mandiri sekadar mengejar target. Sejatinya program tersebut justru mewakili tampilan wajah dari daerah-daerah di Kalbar untuk menjadi provinsi yang lebih maju.

Untuk itu Midji mengajak para mahasiswa untuk kembali ke desa masing-masing. Hal tersebut penting guna membangun roda perekonomian desa mandiri seiring dengan Program Kampus Merdeka.

“Saya berharap para mahasiswa bisa membangun desa-desanya guna meningkatkan roda perekonomian dan pembangunan dari desa. Mari kita bangun desa kita,” ajaknya.(bar/r)

error: Content is protected !!
Hubungi Kami!