Gubernur Kalbar Berharap Pembangunan Tetap Berjalan

RAPAT: Gubernur Kalbar, Sutarmidji mengikuti rapat paripurna di DPRD Kalbar, Kamis (16/4). 

PONTIANAK – Gubernur Kalimantan Barat (Kalbar) Sutarmidji berharap ditengah pandemi Covid-19 proyek pembangunan di provinsi ini harus tetap berjalan. Hanya saja untuk sebagian proyek bisa ditunda atau diperpanjang waktu pelaksanaannya menjadi tahun jamak.

Sebagian anggarannya bisa disisihkan untuk penanganan Covid-19 yang sudah menjadi kejadian luar biasa (KLB) di Kalbar. “Rencana pembangunan di Kalbar tidak boleh juga semuanya dibatalkan karena ini masalah pekerjaan bagi tenaga kerja kita yang menggantungkan diri dari pekerjaan bangunan dan sebagianya,” ungkapnya, Kamis (16/4).

Rencana tersebut bakal dimatangkan dan akan disampaikan secara tertulis setelah berkonsultasi dengan pimpinan, ketua-ketua fraksi serta ketua komisi di DPRD Kalbar. Pemerintah dikatakan perlu menyediakan lapangan pekerjaan bagi masyarakat terdampak Covid-19. Jika situasi ini cepat berakhir masyarakat juga perlu dibantu untuk mengembalikan kondisi perekonomian mereka.

“Insyaallah saya bersama Pak Wagub dan lajaran Pemerintah Provinsi akan memperbaiki dan mengikuti semua rekomendasi yang disampaikan,” kata Midji.

Dari hasil penyisiran serta realokasi anggaran Pemprov Kalbar dikatakan mampu mengumpulkan sekitar Rp200 miliar dana cadangan. Dana tersebut bisa digunakan seandainya pendapatan daerah berkurang. Karena dipastikan transfer dari pusat akan berkurang antara Rp300 miliar sampai Rp400 miliar.

“Ini bisa mengganggu rencana pembangunan. Saya akan mengusulkan kepada DPRD nantinya kami tidak membatalkan semuanya kecuali gedung-gedung yang belum mendesak. Kami hanya mengurangi pagu anggaran di tahun ini tapi pemanfaatan anggarannya bisa ditambah waktunya, misalkan (aturan) Kementerian Keuangan kontrak biasanya enam bulan bisa dijadikan satu tahun dan ini memerlukan pemahaman bersama dengan DPRD, ini bisa termasuk program multiyears,” paparnya.(bar)

 

loading...