Gubernur Tempatkan Satpol PP di Pasar Tradisional

SIDAK : Gubernur Kalbar Sutarmidji memasangkan masker kepada warga saat Sidak di pasar tradisional, Kota Pontianak, Kamis (10/9).  BIRO ADPIM FOR PONTIANAK POST

Tingkatkan Disiplin Penggunaan Masker

Gubernur Kalimantan Barat (Kalbar) Sutarmidji bersama Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kalbar dan Kota Pontianak melaksanakan inspeksi mendadak (Sidak) penggunaan masker di beberapa pasar tradisional, Kota Pontianak, Kamis (10/9). Pelaksanaan kegiatan ini dalam rangka pencanangan wajib masker secara serentak se-Indonesia.

IDIL AQSA AKBARY, Pontianak

LOKASI pertama yang didatangi adalah Pasar Flamboyan, di sana masih ditemukan masyarakat yang tidak menggunakan masker. Midji sapaan akrabnya mengatakan, penggunaan masker penting sebagai langkah pecengahan sekaligus menekan angka Covid-19 di Kalbar. Dalam hal ini perlu kesadaran masyarakat untuk selalu menggunakan masker, rajin mencuci tangan dan selalu menjaga jarak.

“Virus Covid-19 ini belum ada obatnya dan tidak lain obatnya selain harus menggunakan masker, jaga jarak dan cuci tangan. Jika menggunakan masker dan menerapkan protokol kesehatan lainnya, peluang terjangkit Covid-19 sangat minim hanya dua persen, maka dari itu mari sama-sama menjaga, menerapkan protokol kesehatan demi keamanan kesehatan bersama,” ungkapnya.

Meski masih ditemukan ada warga yang tidak menggunakan masker, ia yakin kesadaran masyarakat akan tumbuh. Harapannya kesadaran menggunakan masker harus dipatuhi dan masyarakat jangan sampai lengah. Jangan sampai masyarakat hanya patuh ketika ada pelaksanaan sidak oleh petugas saja.

“Walaupun tadi saya liat 95 persen pakai masker bahkan lebih dari itu, tapi tingkat kepatuhan ini mungkin karena saya dan Forkopimda datang lalu pakai masker, cuci tangan dan jaga jarak, kalau tidak ada kami datang lalu protokol kesehatan jadi kendur. Nanti suatu waktu saya akan datang secara dadakan,” tegasnya.

Jika masyarakat bisa lebih patuh ketika terus diawasi, ia meminta dibangun posko tes usap di pasar-pasar dan pusat keramaian yang ada. Jika ditemukan warga tidak menggunakan masker maka bisa langsung dites usap. Pihaknya juga akan menempatkan Satpol PP di setiap area publik. Seperti pasar, mal dan tempat keramaian lainnya untuk menekan penyebaran Covid-19 di provinsi ini. “Saya akan minta Satpol PP ditempatkan di pasar dan keramaian masing-masing lima orang dan penegak hukum. Kami mau tekan penyebaran Covid-19 ini di kalbar,” pungkasnya.

Gubernur turut didampingi Pangdam XII/Tanjungpura Muhammad Nur Rahmad, Wakapolda Kalbar Asep Safrudin dan Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono serta Forkopimda Kalbar dan Kota Pontianak.(*)

error: Content is protected !!