Hampir Seluruh Kantor Desa Terbangun

PENANDATANGANAN: Wakil Bupati Sekadau, Aloysius, menandatangani peresmikan Kantor Desa Tapang Pulau, Kecamatan Belitang Hilir, Kamis (17/9) lalu. HUMKAB FOR PONTIANAK POST

SUNGAI AYAK – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sekadau terus melakukan pembangunan terhadap kantor desa di setiap desa yang ada di Kabupaten Sekadau. Kali ini kantor Desa Tapang Pulau, Kecamatan Belitang Hilir, diresmikan Wakil Bupati (Wabup) Sekadau, Aloysius.

Wabup Aloysius mengatakan bahwa pembangunan kantor desa di Kabupaten Sekadau saat ini terus dikerjakan. Dari 87 desa, menurutnya, sudah hampir semuanya dibangun dalam 5 tahun terakhir.

“Kantor desa yang ada harus dibangun dengan baik, sehingga pelayanan publik bisa terlaksana dengan baik,” jelas Aloysius.

Kepala Desa Tapang Pulau, Ipilius pada kesempatan itu berterima kasih atas pembangunan Kantor Desa Tapang Pulau, melalui hibah Kabupaten Sekadau tahun 2018. Harapan dia, pelayanan untuk desa yang dipimpinnya juga menjadi lebih baik.

“Dengan adanya kantor desa kami akan terus meningkatkan pelayanan, baik secara langsung maupun sistem online,” ujar Kades Ipilius.

Di tahun 2020, dijelaskan dia bahwa Desa Tapang Pulau juga sudah memiliki jaringan internet desa dengan Dana Desa tahun 2020. Fasilitas tersebut, menurut dia, selain digunakan untuk desa, juga untuk siswa sekolah yang sedang belajar secara daring.

Pada kesempatan itu, Ipilius mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah berperan dalam membangun Desa Tapang Pulau. Ia juga berterima kasih kepada Dinas PMD dan Asisten I Setda, sehingga Raperda Desa Persiapan Melanjan Raya menjadi Desa Definitif segera terlaksana tahun ini.

“Kita juga berharap anggota DPRD Kabupaten Sekadau dapat segera memproses Raperda desa persiapan tersebut, melihat pemekaran desa menjadi kebutuhan masyarakat mengingat luas wilayah dan jumlah KK di desa induk Tapang Pulau yang hampir mencapai 2 ribu KK,” ujarnya.

Di akhir sambutannya, Kades juga berharap kepada Bupati dan Wabup untuk merealisasikan Jembatan Sungai Buluh yang akan dibangun dengan DD tahun ini. Namun rencana tersebut tak dipungkiri dia terkendala pandemi Covid-19. Padahal, diakui dia jika keberadaan jembatan tersebut sebagai penghubung dua desa dan akses terdekat untuk tiga kecamatan menuju Kota Sekadau. (var)

error: Content is protected !!