Harapan Perekonomian Bertumpu Pada UKM

PELATIHAN UKM: Para pelaku UKM dan IKM saat mengikuti pelatihan kewirausahaan mandiri di Balai Praja, Kantor Bupati Sintang, Selasa (26/10).FOTO ISTIMEWA

SINTANG-Pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Kabupaten Sintang diberi pelatihan kewirausahaan mandiri. Pelatihan digelar di Balai Praja Kantor Bupati Sintang, Selasa (26/10).

Saat menghadiri pembukaan pelatihan itu, Asisten Perekonomian dan Pembangunan, Sekretariat Daerah (Setda) Kabupaten Sintang, Yustinus J mengatakan bahwa Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sintang menyambut baik setiap pelaku usaha yang mau ikut ambil bagian dalam memajukan Kabupaten Sintang. Terlebih lagi di musim pandemi seperti sekarang ini.

“Dampak Covid-19 telah mengubah arah perekonomian Nasional yang menyebabkan terjadinya refocusing anggaran di berbagai sektor. Karena itu, pemerintah berusaha mencari  strategi jitu untuk mengatasi situasi ini,” katanya. Salah satunya meningkatkan kemandirian pelaku UMKM di Bumi Senentang. Sehingga perekonomian bisa bertumbuh kearah yang lebih baik.

Dia mengatakan bahwa tekanan pandemi Covid-9 harusnya menyadarkan dan memacu daya kreatif untuk berinovasi, mengembangkan cara-cara baru dan meninggalkan metode lama yang tidak relevan untuk diterapkan di era kekinian yang menuntut serba digital. Serta akselerasi ekonomi berbasis teknologi. “Karna cara ini lebih dianggap efektif, cepat, efisien, produktif diterapkan untuk menuju indonesia hebat,” tambahnya.

Yustinus pun mengatakan bahwa pemerintah sekarang ini memberi kemudahan kepada UMKM untuk membangun kemitraan strategis dengan perusahaan-perusahaan besar. Agar cepat masuk kepada rantai pasok global. Pemkab Sintang juga terus melakukan perluasan akses bagi produk-produk dalam negeri melalui program Bangga Buatan Indonesia (BBI).

“Hal ini dilakukan dengan harapan untuk meningkatkan daya saing produk UMKM lokal. Serta pemerataan dan kemandirian ekonomi masyarakat,” katanya.

Dia pun berharap kegiatan ini mampu memberikan pemahaman kepada pelaku UMKM. Agar bisa berkontektualisasi dan beradaptasi dengan dinamika perubahan dan iklim usaha yang setiap saat mengalami perubahan yang tidak mungkin kita hindari.

“Pemerintah Kabupaten Sintang memberikan perhatian dan menjadikan perekonomian sebagai salah satu program yang terus di dorong untuk berkembang dan maju. Serta memberikan kepastian hukum dan meningkatkan ekosistem investasi dan kegiatan berusaha,” katanya. Juga menjaga kualitas perizinan yang cepat, mudah terintegrasi, transparan, efisien, efektif dan akuntabel. Serta dilaksanakan secara terintegrasi melalui elektronik.

Hal ini sejalan dengan cita-cita pemerintah pusat. Dia mewakili Pemkab Sintang untuk memberikan dukungan terhadap para pelaku usaha dan investor yang ingin berinvestasi dan membuka usaha di Kabupaten Sintang. Harapannya kemudian akan berdampak pada  ekonomi masyarakat Sintang. Khususnya dengan adanya ketersediaan lapangan kerja serta mampu mendongkrak Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Sintang.

Sementara itu, Sekretaris Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (Disperindagkop dan UKM) Kabupaten Sintang, Ernawati menjelaskan kegiatan pelatihan kewirausahaan mandiri bagi UMKM dan IKM di Kabupaten Sintang mempunyai tujuan agar UMKM-IKM dapat bertahan usahanya dimasa pandemi Covid-19.

“Kami juga ingin terjalinnya kerjasama sesama pelaku usaha yang ada di Kabupaten Sintang. Serta siap berkompetisi secara sehat dalam memajukan Sintang yang kita cintai. Kami berharap, kegiatan ini bisa memaksimalkan pembangunan dan menjadi salah satu daya ungkit meningkatkan geliat perekonomian masyarakat di Kabupaten Sintang,” pungkasnya. (ris)

error: Content is protected !!
Hubungi Kami!