Kejaksaan Peduli di Tengah Pandemi
Hari Bakti Adhyaksa ke-61 dan Hari Ulang Tahun XXI Ikatan Adhyaksa Dharmakarini

PONTIANAK- Pandemi covid-19 masih berlangsung. Banyak yang terkena dampaknya, termasuk anak-anak di panti asuhan dan rumah singgah yang membutuhkan uluran tangan. Kejaksaan Tinggi Kalimantan Barat pun turut memberikan kepedulian kepada masyarakat.
Dalam rangka Hari Bakti Adhyaksa ke-61 dan Hari Ulang Tahun XXI Ikatan Adhyaksa Dharmakarini (IAD), Kejati Kalbar menyambangi delapan panti asuhan, dan  rumah Purnaja Kejati Kalbar.

Hingga Kamis (8/7) sudah  empat panti asuhan yang diberikan bantuan. Kemudian Jumat (9/7)Kajati Kalbar, Dr. Masyhudi, SH, MH bersama Ketua IAD Wilayah Kalbar beserta Wakil Kajati dan jajaran  mengunjungi Rumah Singgah Khatulistiwa Berbagi, Jalan Palapa, Pontianak.

Melihat secara langsung kondisi tempat belajarnya anak-anak.  Sebagian besar orang tua mereka hanya buruh dan pemulung. Bahkan ada juga yang sudah yatim dan piatu.
Rumah singgah ini menjadi salah satu binaan Kejati Kalbar dan IAD wilayah Kalbar. Ditengah kondisi pandemi ini, Kajati mengapresiasi semangat anak-anak untuk tetap belajar. Bahkan ada yang berprestasi.
“Anak-anak ini punya cita-cita yang tinggi. Kita dorong untuk semangat menimba ilmu. Jangan pernah menurunkan semangatnya,” jelasnya.

Anggita Humas Rumah Belajar Khatulistiwa berharap kunjungan ini memberikan motivasi kepada anak-anak. Berharap rumah singgah ini bisa diperbaiki lagi ke depannya, supaya anak-anak dapat belajar dengan nyaman ketika pandemi telah selesai.  Saat pandemi melanda, Rumah singgah ini terpaksa harus tutup sementara. Anak-anak kembali belajar di rumah masing-masing.

Kemudian Kajati dan jajarannya menuju ke Pontianak Utara.
Mendatangi panti asuhan Abdi Agape di bawah binaan Pendera Daud Junaidi di Gang Selat Sumba 3,  dan Panti Asuhan Ar Ridho dibawah binaan Ridwan di Gang Teluk Batang.

Masyhudi mengatakan, bantuan ini sebagai bentuk rasa syukur Kejaksaan dan kepedulian terhadap masyarakat. Tidak membeda-membedakan suku agama. “Ini sebagai bentuk syukur Kejati Kalbar. Bentuk syukur itu diwujudkan dengan kepedulian. Terpenting juga toleransi umat beragama. Kami tidak hanya berkunjung ke panti asuhan Muslim, tetapi juga ke Nasrani. Pada intinya, kita dalam hidup bisa bermanfaat antar sesama manusia,” ungkapnya.

Kegiatan tersebut dilaksanakan dengan menerapkan protokol kesehatan yang  ketat dengan mematuhi 5 M yakni  menjaga jarak, memakai masker, mencuci tangan   menjauhi kerumunan, dan mengurangi mobilitas untuk memutus mata rantai penyebaran virus corona.
Kajati Kalbar turut mengedukasi anak-anak menerapkan 5M.
“Pentingnya melaksanakan imbauan atau perintah negara melaksanakan protokol kesehatan di tengah pandemi. Anak-anak harus edukasi sehingga sadar melakukan 5M, bukan hanyantahu tapi juga melaksanakan,” ulasnya.

Wakil Kepala Kejaksaan Tinggi Kalbar, Juniman Hutagaol, SH, MH mengatakan ini upaya Kejaksaan selalu dekat dengan masyarakat dan peran serta membantu. Terutama  yayasan yang membutuhkan bantuan.

“Memang bantuan tidak seberapa nilainya, tetapi semoga bermanfaat untuk keberlangsungan pelayanan-pelayanan dan membantu teman-teman yang tidak seberuntung kita. Baik dari sisi ekonomi maupun keluarga,” pungkasnya. (mrd)

error: Content is protected !!
Hubungi Kami!