Heboh Pemakaman Tua di Pinyuh

PE­­­­­MAKAMAN TUA: Warga menemukan areal pemakaman tua dibelakang Perumahan Palm Sungai Pinyuh. Gambar inset: Salah satu batu nisan bertuliskan huruf Arab yang menyebut 85 tahun silam.WAHYU/PONTIANAKPOST

Ditemukan Batu Nisan dari 1356 H

MEMPAWAH– Setelah beberapa bulan lalu warga Desa Parit Banjar, kali ini giliran masyarakat Kelurahan Sungai Pinyuh yang menemukan areal pemakaman tua dilingkungan tempat tinggalnya. Indikasi makam tua itu sendiri dilihat dari bentuk batu nisan yang tak lazim.

Areal pemakaman tua itu sendiri terletak dibelakangan Perumahan Palm Sungai Pinyuh. Lokasinya cukup dekat dengan pemukiman masyarakat sekitar. Secara kasat mata, areal pemakaman ini seperti hutan belantara yang ditumbuhi semak belukar. Tidak terlihat adanya batu nisan atau tanda-tanda pemakaman muslim pada umumnya.

Ketua Rt setempat, Rinto mengungkapkan penemuan makam tua itu pertama kali diketahui oleh warganya pada Selasa (3/9) lalu. Saat itu, secara tidak sengaja warga mendapati dua buah makam dilokasi tersebut.

Makam yang ditemukan warga ini memiliki bentuk batu nisan yang diperkirakan peninggalan zaman dulu. Tak hanya itu, warga pun harus bersusah payah untuk menemukan pemakaman tersebut. Sebab, tak hanya tertimbun hutan dan semak belukar sebagian batu nisan juga sudah terkubur di dalam tanah. Sehingga, warga harus menggali tanah agar batu nisan dapat muncul diatas permukaan.

“Awalnya warga hanya menemukan dua makam saja. Kemudian, pencarian dilanjutkan pada Minggu (8/9) dan kembali ditemukan tujuh makam lainnya. Bentuk batu nisannya berbeda dengan batu nisan di zaman sekarang,” kata Rinto.

Misalnya, Rinto mengungkapkan, batu nisan yang ditemukan warganya terbuat dari kayu belian. Padahal, saat ini sudah hampir tidak ada pemamakan yang menggunakan batu nisan dari kayu belian. Bahkan, batu nisan kayu belian yang ditemukan warga ini terlihat sudah tidak utuh akibat termakan usia.

“Ada pula batu nisan yang berbentuk bulat seperti rudal. Bentuk-bentuk batu nisan yang tidak lazim ini menandakan jika pemakaman tersebut sudah berusia tua. Mungkin sudah puluhan bahkan ratusan tahun lalu,” terkanya.
Namun, ada satu makam yang tampilan batu nisannya sangat unik dan berbeda dengan makam lainnya dilokasi tersebut. Yakni, batu nisan yang diukir menggunakan huruf arab. Pada batu nisan tersebut tertulis tahun 1356 Hijriyah.

“Kalau diterjemahkan dalam bahasa Indonesia, tertulis tahun 1356 Hijriyah atau sekitar 85 tahun silam. Melihat dari batu nisan itu, kemungkinan pemakaman di areal ini sudah berusia hampir 100 tahun,” sebut Tokoh Agama setempat, Ustaz Marzuki.

Setelah penemuan itu, Ustaz Marzuki berharap masyarakat dapat merawat dan membersihkan lingkungan makam. Agar, keberadaan makam tersebut dapat diketahui oleh masyarakat lainnya. Dan tidak menutup kemungkinan, warga dapat mengetahui histori pemakaman muslim tersebut.

“Jika memang ada ahli waris yang merasa memiliki sanak famili yang pernah dimakamkan di areal ini silahkan saja datang untuk berziarah. Mungkin dari keluarga tersebut, kita bisa mendapatkan informasi lebih mendalam tentang keberadaan tempat pemakaman muslim ini dan menemukan makam-makam lainnya,” harap dia mengakhiri.(wah

Read Previous

MWC NU Pontianak Santuni Anak Yatim

Read Next

Lahan Perusahaan Kembali Terbakar

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Most Popular