Hilang Datang, Hemoroid Tak Bisa Diabaikan

Wasir atau hemoroid merupakan keluhan yang umum terjadi. Saat terjadi hemoroid, seseorang akan merasa tidak nyaman, baik saat duduk maupun buang air besar (BAB). Meski hilang datang, kondisi ini tak bisa diabaikan.

Oleh: Ghea Lidyaza Safitri

Dokter Umum RSUD Abdul Aziz Singkawang, Ryan Arifin menjelaskan wasir atau ambeien atau hemoroid adalah pembengkakan atau pembesaran dari pembuluh darah di usus besar bagian akhir (rektum), serta dubur atau anus. Dapat menyerang segala usia, tetapi umumnya lebih sering menimbulkan keluhan pada usia diatas 50 tahun.

Beberapa faktor risiko pada hemoroid adalah usia dan jenis kelamin. Usia yang semakin tua dapat menyebabkan degenerasi pada jaringan tubuh.

“Orang dengan usia lebih dari 45 tahun memiliki resiko lebih tinggi terkena hemoroid,” jelasnya.

Hemoroid memang tidak selalu menimbulkan keluhan. Namun, bila keluhan muncul, penderita akan merasa tidak nyaman dan gatal pada anus, serta muncul perdarahan lewat anus dan keluarnya lendir setelah buang air besar.

Ryan mengatakan ada dua jenis hemoroid, yaitu hemoroid internal dan eksternal. Pembuluh darah yang membengkak di dalam anus dan tidak terlihat dari luar disebut sebagai hemoroid internal. Sedangkan pembengkakan yang terjadi di luar anus dekat lubang anus, terasa lebih nyeri, serta tampak dari luar disebut hemoroid eksternal.

Hemoroid juga diklasifikasikan menurut derajat keparahannya, yaitu derajat satu, derajat dua, derajat tiga, dan derajat empat. Derajat satu dimana pembengkakan kecil yang muncul di dalam dinding anus dan tidak terlihat di luar anus. Derajat dua dimana pembengkakan lebih besar yang keluar dari anus saat buang air besar (BAB) dan masuk kembali dengan sendirinya seusai BAB.

Derajat tiga dimana adanya satu atau beberapa benjolan kecil yang menggantung dari anus, namun bisa didorong untuk masuk kembali. Dan, derajat empat dimana benjolan besar yang menggantung dari anus dan tidak bisa didorong kembali.

Meski tergolong bukan penyakit berbahaya, tetap saja hemoroid harus segera ditangani agar tidak membengkak dan pecah, atau terpuntir. Ryan menuturkan ada beberapa cara pengobatan yang dapat dilakukan.

Mulai dari menerapkan pola makan yang sehat, mengonsumsi obat-obatan atau menggunakan salep wasir, serta menjalani operasi pengangkatan wasir. Jika wasir disebabkan oleh susah BAB, penggunaan obat pelancar BAB mungkin akan diperlukan.

Alumnui Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan (FKIK) Untan ini menjelaskan hemoroid dapat diatasi dengan pengobatan alami, yakni merendam anus di air hangat. Dengan merendam anus atau hemoroid di air hangat dapat mengurangi peradangan, sehingga benjolan dapat mengecil. Sedangkan pengobatan dengan jalan operasi biasanya diindikasikan untuk hemoroid derajat tiga dan empat.

Ryan mengingatkan hemoroid tidak bisa dipecahkan sendiri. Jika dirasa mengganggu lebih baik konsultasi ke dokter untuk diberikan obat wasir. Baik obat minum maupun obat yang dioles atau dimasukkan via anus.

Bagi ibu hamil dengan riwayat hemoroid, bisa saja kambuh kembali saat proses peralinan. “Persalinan juga jadi faktor risiko munculnya hemoroid. Meski begitu, hemoroid tidak akan pecah saat melahirkan,” katanya.

Ryan menambahkan pencegahan hemoroid dapat dilakukan dengan cara mengonsumsi makanan kaya serat dan banyak minum air putih.

“Hindari duduk terlalu lama, menunda BAB, dan mengejan berlebihan,” pungkas Ryan. **

loading...