Hulu Puskesmas Wilayah Perbatasan Butuh Dokter

BUTUH DOKTER: Keberadaan Puskesmas Puring Kencana, wilayah perbatasan RI-Malaysia di Kabupaten Kapuas ini membutuhkan kehadiran tenaga dokter.FOTO ISTIMEWA

PUTUSSIBAU-Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Kapuas Hulu terus berupaya memenuhi kebutuhan tenaga dokter untuk setiap Puskesmas, terutama dokter umum. Pasalnya masih ada Puskesmas yang tidak memiliki dokter, salah satunya di Puskesmas Puring Kencana, wilayah perbatasan RI-Malaysia di Kabupaten Kapuas Hulu.

Kekosongan dokter di kecamatan lini satu perbatasan tersebut dibenarkan Kepala Puskesmas setempat, Susiati Julia. “Sudah setahun lebih kami kekosongan dokter,” kata Susiati Julia Kepala Puskesmas Puring Kencana Kabupaten Kapuas Hulu beberapa waktu lalu.

Julia mengatakan, akibat tidak ada dokter yang bertugas ditempatnya, pelayanan kesehatan masyarakatnya menjadi terganggu.

“Untuk pelayanan kepada masyarakat, kami mengandalkan perawat dan bidan yang ada. Jika ada yang sifatnya urgen kita konsultasi dengan dokter umum atau spesialis. Namun  jika tidak tertangani, pasien kita rujuk ke pasilitas yang lebih lengkap,” jelasnya.

Julia pun mengharapkan agar kekosongan dokter di tempatnya ini segera terisi, mengingat masalah kesehatan ini merupakan kebutuhan dasar masyarakat. “Apalagi kita inikan wajahnya Indonesia yang berbatasan dengan Malaysia,” ucap Julia.

Sementara itu Kastono Kabid Sumber Daya Kesehatan Dinas Kesehatan Kapuas Hulu membenarkan jika Puskesmas di Puring Kencana lagi kekosongan dokter. “Sudah lama juga kekosongan dokternya. Ada setengah tahun,” ucapnya.

Kastono menyampaikan, pihaknya sudah mengambil langkah terhadap kekosongan dokter Puskesmas Perbatasan tersebut. “Kita buka lowongan dokter, namun belum ada dokter yang mau bertugas kesana,” tuturnya.

Untuk sementara kata Kastono, pihak Puskesmas Puring Kencana Kabupaten Kapuas Hulu dalam melayani kesehatan masyarakat, mengandalkan tenaga perawat saja.

“Kalau ada yang urgen, kita rekomendasikan untuk pihak Puskesmas merujuk pasiennya ke rumah sakit Badau,” pungkasnya. (dRe)

error: Content is protected !!