IAIN Pontianak akan Lelang Empat Kendaraan Dinas

DILELANG: Beberapa objek barang milik negara yang segera dilelang oleh IAIN Pontianak. IST

PONTIANAK – IAIN  Pontianak melalui perantara Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL) Pontianak, akan melaksanakan penjualan di muka umum (lelang). Penjualan tersebut melalui e-Auction Open Bidding terhadap objek lelang berupa Barang Milik Negara.

Rektor IAIN Pontianak, Dr. Syarif, MA menjelaskan barang yang dilelang berupa 1 (satu) paket kendaraan dinas roda dua sejumlah  empat unit. Terdiri dari dua unit Honda Supra NF 100,  satu unit Honda Supra Fit, satu unit Honda Revo NF 100 TD.  Nilai limit  sepeda motor Honda tersebut seharga Rp. 2.800.000,- uang jaminan Rp. 1.400.000,-. Keterangan, dijual dalam 1 (satu) paket dengan kondisi kendaraan rusak berat.

Adapun syarat dan tata cara pelelangan, lanjut Syarif, antara lain calon peserta lelang terlebih dahulu mendaftarkan diri dan mengaktifkan akun di http://www.lelang.go.id/dengan merekam dan mengunggah soft copy KTP, NPWP dan nomor rekening atas nama sendiri (apabila kalah uang jaminan akan dikembalikan langsung ke nomor rekening tersebut).

Peserta lelang juga wajib menyetor uang jaminan dengan ketentuan jumlah yang disetorkan harus sama dengan uang jaminan yang disyaratkan dalam pengumuman lelang ini dan disetorkan sekaligus (bukan  dicicil), serta harus sudah efektif diterima KPKNL Pontianak selambat-lambatnya satu hari sebelum pelaksanaan lelang.

Selain itu, uang jaminan lelang disetorkan ke nomor virtual account (VA) di PT BNI (Persero),Tbk. Masing-masing peserta lelang dapat dilihat pada menu status lelang setelah berhasil melakukan pendaftaran dan data identitas dinyatakan sesuai dokumen yang diberikan. Harga penawaran belum termasuk bea lelang dua persen dari harga penawaran/pokok lelang dan biaya resmi lainnya.

Pemenang lelang harus melunasi kewajibannya paling lambat lima hari kerja setelah dinyatakan sebagai pemenang lelang. Apabila tidak dilunasi (wanprestasi), maka uang jaminan seluruhnya akan disetor ke Kas Negara sebagai Pendapatan Jasa Lainnya.

Objek dilelang dengan ketentuan dan kondisi apa adanya. Lelang dapat dibatalkan sesuai ketentuan dan peserta lelang tidak berhak menuntut ganti rugi atau tuntutan dalam bentuk apapun kepada KPKNL Pontianak atau IAIN Pontianak. Pembeli juga diwajibkan untuk mengambil barang hasil lelang paling lama tiga minggu setelah pelaksanaan lelang.

“Bagi yang ingin mengikuti lelang ini dapat mengikutinya sesuai syarat dan ketentuan berlaku. Setelah itu bisa melihat barang yang akan dilelang di Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Pontianak Jalan Letjend Soeprapto No 19, Pontianak pada hari dan jam kerja sebelum pelaksanaan lelang,” imbuh Syarif.

Penawaran lelang akan dilakukan pada Selasa (16/6) 2020 pukul  10.00 WIB dan berakhir pukul 12.00 WIB. Adapun tempat pelaksanaan lelang di KPKNL Pontianak, Jalan Letjen Sutoyo No. 19, Pontianak.

Info lebih lanjut berkaitan syarat dan tata cara pelaksanaan dapat ditanyakan langsung di IAIN Pontianak, Jl. Letjend Soeprapto No.19 Pontianak No. Telepon (0561) 734170 atau KPKNL Pontianak, Jl. Letjend Sutoyo No. 19, pada hari kerja atau dapat dibuka pada alamat http://www.lelang.go.id. (ser/*r)

 

error: Content is protected !!