Imbas Corona di Sektor Olahraga Lokal

MANDEK: Salah satu kompetisi renang antarpelajar beberapa waktu lalu. Seiring merebaknya wabah Covid-19, perkembangan olahraga lokal juga terdampak. JPG

Pelatih pun Tak Melatih Lagi

PONTIANAK – Wabah virus corona berdampak ke segala sektor, tak terkecuali dunia olahraga. Profesi yang dijalani di olahraga pun ikut terhenti akibat wabah virus Corona. Angga pelatih salah satu club renang di Kota Pontianak misalnya.

Ia sudah dua bulan tidak bekerja sebagai pelatih renang. Klub renang saat ini tidak dapat berlatih karena wabah virus corona dan kolam renang yang sudah ditutup sejak dua pekan yang lalu. Ia melanjutkan, dengan tidak adanya latihan renang saat ini, proses latihan atlet muda sedikit terhambat.

“Untuk kejuaraan sendiri masih belum terpikirkan karena kebanyakan yang saya latih ini kan kelompok junior, maka menunggu arahan juga,”ucapnya. Selain itu, ia menuturkan bahwa atlet junior tersebut sebetulnya akan mengikuti kejuaraan O2SN se-Kota Pontianak dan Kalimantan Barat.

Namun karena saat ini sekolah juga sedang diliburkan maka tidak ada tahapan seleksi dari sekolah. “O2SN kan di bawah dinas pendidikan dan kebudayaan. Jadi di bawah naungan sekolah juga. Saat di kolam renang kita hanya melatihnya saja,” ungkapnya.

Menurut Angga, O2SN juga bergantung pada jadi atau tidaknya penyelenggaraan PON 2020. Ia menuturkan penundaan PON sangat memengaruhi jadwal kompetisi di tingkat lokal. Ketika PON diundur maka O2SN pun kemungkinan besar akan diundur.

Ia mengakui, sebagian sekolah di Pontianak sudah melakukan seleksi per kecamatan tetapi sebagian lain belum. Semua karena terkendala adanya wabah virus ini (virus corona),” katanya.

“Semoga saja wabah ini cepat berlalu dan semua kegiatan juga tetap pada jadwal sebelumnya serta tidak ada penundaan,”pungkasnya. (var)

 

Read Previous

Hasil Swab Negatif, Dokter Andar Kembali Bekerja

Read Next

Seratus Ribu Subscribers dalam Sembilan Bulan