Informasi Adalah Hak Publik

TATAP MUKA. Dinas Kominfo Sanggau menggelar tatap muka dengan sejumlah media massa baik cetak, elektronik dan siber pada Senin (2/3) siang. SUGENG/PONTIANAK POST

 

SANGGAU – Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Sanggau, Joni Irwanto menyampaikan bahwa untuk keterbukaan informasi diharapkan kedepannya Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Sanggau dapat lebih open kepada rekan–rekan jurnalis di Bumi Daranante.

Pernyataan tersebut disampaikannya ketika menggelar tatap muka bersama sejumlah media massa baik cetak, siber maupun elektronik di salah satu restro yang berada di Kota Sanggau. Dirinya juga akan melakukan diskusi ulang dengan pimpinan daerah dari berbagai aspirasi yang masuk kepada pihaknya terkait keterbukaan informasi bagi publik dan media massa.

“Nanti kita akan diskusikan ini lagi dengan seluruh OPD termasuk dengan Pak Bupati supaya seluruh OPD bisa open dalam memberikan infornasi kepada rekan–rekan wartawan sehingga informaai tersebut dapat membantu sosialisasi program pemerintah,” jelasnya, Senin (2/3) siang.

Dirinya juga berharap, rekan–rekan wartawan dapat memberitakan hal–hal yang positif dan menyejukan serta mencerdaskan masyarakat sebagaimana kode etik jurnalistik.

“Saya yakin rekan–rekan wartawan juga punya kode etik dalam pemberitaan. Kalau dalam pemberitaan ini dirasa belum cukup dan belum layak dipublis, tentu wartawan akan mencari informasi tambahan melalui klarifikasi atau konfirmasi kepada pihak yang berkompeten,” katanya.

Menurutnya, OPD juga harus lebih open dan fair kepada media. Bagaimanapun, lanjut dia, berdasarkan Undang–Undang Nomor 14 Tahun 2018 tentang keterbukaan informasi publik, semua informasi itu boleh diberikan, kecuali yang dikecualikan.

“Kalau bahasa yang dikecualikan itu hak prerogatif kita (OPD,red) untuk memberikan atau tidak, tapi selain itu boleh diberikan. Nah, ini yang menurut saya harus diketahui kita semua baik rekan–rekan wartawan maupun perangkat daerahnya,” terang dia.

“Bisa saja nanti setiap bulan, hari ini kami dari kominfo, selanjutnya bisa saja dinas kesehatan yang menghendel, atau dinas cipta karya, selanjutnya dinas bina marga dan sebagainya. Tapi tidak perlu formal, suasana seperti ini saya rasa lebih baik, sambil santai tapi tetap ada nilai yang dihasilkan dari pertemuan itu,” ujarnya. (sgg)

loading...