Ingatkan Pelajar Kurangi Aktivitas di Luar Kelas

WASPADA ISPA: Anak-anak tampak masih melakukan aktivitas di luar kelas walau kondisi kabut asap. ISTIMEWA

MEMPAWAH – Sepekan terakhir ini, sejumlah wilayah di Kabupaten Mempawah diselimuti kabut asap. Menyikapi pencemaran udara tersebut, Dinas Pendidikan, Pemuda, Olahraga dan Pariwisata (Disdikporapar) berkoordinasi dengan BMKG dan Dinas Kesehatan untuk memastikan tingkat pencemaran udara di wilayah itu.

“Menyikapi perkembangan kabut asap di wilayah Kabupaten Mempawah, kami sudah melakukan langkah-langkah strategis. Yakni dengan berkoordinasi bersama BMKG dan Dinas Kesehatan,” terang Plt Kepala Disdikporapar Kabupaten Mempawah, Drs. Sawardi, Rabu (11/9) pagi di Mempawah.

Sawardi menjelaskan, koordinasi yang dilakukannya untuk mengetahui ambang batas pencemaran udara yang terjadi diwilayah Kabupaten Mempawah. Sebab, BMKG dan Dinas Kesehatan merupakan lembaga dan institusi yang kompeten dalam menentukan tingkat pencemaran udara.

“Kita masih menunggu hasil kajian dan analisa BMKG dan Dinas Kesehatan. Jika memang nantinya diketahui pencemaran udara sudah berada pada level membahayakan kesehatan manusia, maka kita akan mengambil kebijakan lebih lanjut,” tuturnya.

Kebijakan tersebut, lanjut Sawardi berkaitan dengan aktivitas belajar mengajar di lingkungan sekolah. Apabila pencemaran udara sudah membahayakan, menurut dia, maka aktivitas sekolah diliburkan hingga kondisi lingkungan kembali stabil.

“Mudah-mudahan dalam waktu dekat sudah ada hasil kajian BMKG dan Dinas Kesehatan. Setelah kita ketahui tingkat pecemarannya, secepatnya kita tentukan langkah yang harus dilakukan dalam menyikapi situasi kabut asap,” ujarnya.

Saat ini, Sawardi pun mengaku telah mengeluarkan imbauan kepada seluruh sekolah di Kabupaten Mempawah. Disdikporapar meminta sekolah agar mengurangi aktivitas belajar mengajar di luar ruangan. Hal ini untuk menjaga kesehatan siswa dari dampak pencemaran udara.

“Sudah kami sampaikan imbauan secara lisan agar sekolah-sekolah lebih banyak melakukan aktivitas belajar mengajar di dalam ruangan saja. Kegiatan-kegiatan diluar kelas hendaknya dikurangi dalam kondisi kabut asap ini,” tukasnya. (wah)

Read Previous

Wali Kota Pontianak Sidak Capil

Read Next

Dilempar Penghapus Kening Terluka, Guru Diprotes

Tinggalkan Balasan

Most Popular