Ingin Jadi Guru hingga Akhir Hayat

Aldora/DOKUMENTASI ALDORA

“Dora ingin jadi guru.” Jawaban itu terlontar ketika Aldora ditanya pekerjaan yang ingin dilakoninya. Ya, meski masih berstatus mahasiswa di STBA Pontianak, anak pertama dari empat bersaudara ini masih mengajar di TK Immanuel Pontianak.

“Jadi aktivitas kemarin itu sambil mengajar, sambil skripsi bimbingan online, sambil mempersiapkan lomba,” kata Dora.

Dora sudah menjadi guru bahasa inggris ketika tamat dari jenjang sekolah menengah atas. Lulusan SMK Kristen Immanuel Pontianak itu mendapat tawaran mengajar lantaran aktif dalam program pendidikan di gereja tempatnya beribadah. Aktivitasnya mengajar di TK Immanuel Pontianak dilakukan sembari mengenyam pendidikan di STBA Pontianak. Di kampus, ia sengaja ikut kelas malam, sehingga lebih leluasa mengajar di pagi hari.

Ketertarikannya pada dunia pendidikan dimulai ketika ia aktif dalam program pendidikan di gereja tempatnya beribadah. Sejak remaja, ia aktif dalam kegiatan mengajar anak-anak di berbagai daerah di Kalimantan Barat.

“Jadi kami  ada program ke daerah-daerah. Di sana kami mengajar anak-anak. Banyak pengalaman yang didapat, dari sulitnya mengakses lokasi, sampai merasakan bagaimana kehidupan di daerah-daerah yang jauh,” katanya.

Dari pengalaman itulah, dirinya tergugah. Menurutnya ada sejumlah persoalan kompleks pendidikan di Kalbar, terutama terkait akses fasilitas sekolah bagi anak-anak yang bermukim di pedalaman.

Bagi Dora, guru diibaratkan buku yang terbuka, bisa mengedukasi, menginspirasi dan mencerahkan di sekitarnya. Dan, guru seperti itulah yang diimpikannya.

Selain berkeinginan menjadi guru hingga akhir hayat, sulung dari pasangan Tri Andayanni dan The Pek Ling ini ini juga memiliki banyak impian. Beberapa di antaranya adalah ingin membangun sekolah modeling, rumah singgah untuk anak yang dibuang, dan rumah singgah bagi wanita yang membutuhkan terapi karena mengalami kekerasan seksual.

Meski ia belum tahu bagaimana mewujudkan hal itu, namun baginya tidak salah untuk bermimpi. Fokusnya saat ini adalah terus berusaha meningkatkan kemampuan dan memperluas pengalaman, namun tetap berbagi hal bermanfaat kepada sesama.

“Jangan pernah berhenti belajar kepada siapapun, bagaimanapun kondisinya, harus semangat belajar. Tetap rendah hati dan tidak berhenti berbagi,” tuturnya. (sti)

error: Content is protected !!
Hubungi Kami!