Insting Manis Mancisidor

Dikartu Merah: Wasit asal Belarusia Aleksei Kulbakov (kiri) memberikan kartu merah kepada kiper pengganti Manchester City Claudio Bravo, saat menghadapi Atalanta di pertandingan matchday keempat fase Group C Liga Champions di Stadion San Siro Milan (7/11). Bravo digantikan pemain bertahan Kyle Walker sebagai kiper dadakan.   Miguel MEDINA / AFP

MILAN,– Kyle Walker pemain yang komplet. Tak hanya bisa main sebagai fullback kanan, bek tengah, atau wingback kanan, Walker menunjukkan bahwa Manchester City mampu membeli pemain yang komplet berharga GBP 45 juta (Rp 807,4 miliar) dua musim lalu. Walker  menunjukkannya dalam sepuluh menit di San Siro, Milan, kemarin WIB (7/11).

Ya, Walker ternyata mampu bermain sebagai pemain nomor satu alias kiper. Dari Walker, City selamat dari kekalahan pertamanya di fase grup Liga Champions musim ini. Apalagi kalau Walker gagal menangkap bola free kick gelandang pengganti Atalanta, Ruslan Malinovskyi saat dia baru beberapa detik jadi pengganti Claudio Bravo.

Walker jadi opsi dadakan setelah City kehilangan dua kipernya di dalam waktu 81 menit. Ederson Moraes, kiper utamanya, mengalami cedera ringan pada otot paha kanannya. Di babak kedua, tactician City Pep Guardiola pun memasukkan Bravo yang merupakan kiper kedua City. Sayang, Bravo melakukan dua kesalahan fatal.

Pertama dia gagal mempertahankan clean sheet setelah unggul sejak menit ketujuh lewat gol Raheem Sterling. Responnya yang lambat memudahkan Mario Pasalic menyamakan skor di menit ke-49 dari sundulannya memanfaatkan crossing Papu Gomez. Kedua, tekelnya ke Pasalic di luar kotak penalti berbuah pada kartu merah bagi portero yang mengangkat Si Kuping Lebar, trofi juara Liga Champions, 2014 – 2015 bersama Barcelona itu.

Walker jadi pemain outfield pertama City yang jadi kiper di level Eropa. Overall, Walker jadi pemain kedua setelah Niall Quinn dalam matchweek 35 First Division (nama lama Premier League) 1990 – 1991 menjamu Derby County. ”Apakah aku sukarela jadi kiper? Sedikit,” sebut Walker kepada BT Sport.

Dia mengaku tak punya pengalaman jadi kiper. Sebaliknya, di City, dia kerap mengolok-olok kiper-kiper City saat berlatih. ”Aku suruh mereka menangkap bola dan sebagainya,” cerita bek 29 tahun itu. ”Tapi, seperti yang kutemukan malam ini (kemarin, Red), terkadang Anda pun harus melakukan dua sentuhan,” tambah Walker.

”Apalagi, ada lelucon kami datang ke sini (Milan) demi satu poin. Mereka (Atalanta) tim yang bagus, mereka main di kandang sendiri, maka itu alasan hasil imbang dan bagaimana laga malam ini berakhir, satu poin sudah bagus,” klaimnya. Kenapa harus Walker? Padahal, sebelum menunjuk Walker, Pep masih punya lima pilihan di bench. Selain Walker, ada pula John Stones,  Angelino, Eric Garcia, dan Thomas Doyle.

Sama seperti Walker, keempat nama lainnya pun tak pernah menjadi pemain nomor satu. ”Bahkan, kami juga tidak tahu harus menunjuk siapa sampai Xavi (Xabier) Mancisidor (pelatih kiper City) menyarankan kepada kami untuk memilih Kyle,” ungkap Pep, seperti dilansir laman Sky Sports.

Apa alasan Mancisidor? ”Dia (Walker) punya sesuatu yang berbeda dari pemain lainnya. Terutama dari keberanian dan kecepatannya,” tambah pelatih yang sudah menjalani laga ke-192 bersama City itu. Dia pun puas dengan performa Walker. ”Untungnya kami hanya mendapatkan sekali tembakan ke gawang ketika dia (Walker) jadi kiper. Namun, selamat atas keberanian, dan atas keinginannya untuk membantu tim dari posisi itu (kiper),” tutur Pep.

Untuk memastikan Walker berdiri di bawah gawang saja sudah butuh waktu lama. Total, mulai dari Bravo dikartu merah sampai Walker memulai laga, butuh waktu tujuh menit. Namun bek kanan City Joao Cancelo mengakui keberanian Walker. ”Aku saja tak berani karena aku tak punya spesialisasi di sana (kiper),” sebut fullback kanan City Joao Cancelo yang untuk pertama kali “pulang” ke tanah Italia sejak dibeli dari Juventus musim panas lalu itu, kepada Sky Sport Italia.

Gelandang Atalanta Marten de Roon, dilansir di La Gazzetta dello Sport, pun ikut-ikutan  memuji Walker. ”Selamat Walker. Tanpa kekhawatiran itu akan jadi momen yang burruk,” kicau  De Roon lewat akun Twitter-nya @Dirono. Laman Manchester Evening News juga melaporkan Ederson kemungkinan besar bakal pulih sebelum big match menghadapi Liverpool akhir pekan ini di Anfield, Liverpool (10/11). Sehingga, tak perlu lagi melirik nama Walker. (ren)

Read Previous

Tim Putra Santo Paulus dan Santu Petrus Pastikan Tiket Final

Read Next

Operasikan Lintasan Penyeberangan Teluk Malike – Jangkang II

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *