Jadi Contoh Pembinaan Kepemudaan

HADIRI DIKLAT: Bupati Sanggau, Paolus Hadi yang hadir di acara Diklatsar VI Barisan Ansor Serbaguna (Banser) di kota Sanggau.SUGENG/PONTIANAKPOST

Selalu Hadir Saat Diundang Ansor

SANGGAU – “Kalau diundang Ansor, saya usahakan selalu hadir, tidak saya wakilkan kecuali ada kegiatan lain yang mewajibkan bupati hadir.” Demikian pernyataan Bupati Sanggau, Paolus Hadi di acara Diklatsar VI Barisan Ansor Serbaguna (Banser) belum lama ini.

Bupati memuji pengurus GP Ansor Sanggau yang eksis melaksanakan kegiatan pembinaan pemuda di Kabupaten Sanggau. Mestinya, organisasi kepemudaan lainnya di Sanggau bisa belajar dari Ansor bagaimana mengisi kegiatan dengan hal-hal yang bermanfaat.

Masyarakat juga diminta tidak melakukan hal-hal yang aneh-aneh, termasuk dengan masuk ke dalam paham-paham yang bertentangan dengan ideologi negara karena pancasila sudah final.

“Mari kita hidup rukun. Saat ini ada sekelompok orang yang mencoba-coba mengganti pancasila dengan ideologi lain. Pancasila sudah final tidak ada lagi diskusi karena dulu orang tua kita hidup rukun tidak pernah ada masalah dan sekarang harus kita pertahankan,” katanya.

“Saya salut dengan ansor, NU beserta seluruh banomnya yang menjaga NKRI. Organisasi Ansor ini kuat. NU mempunyai peran menjaga NKRI sehingga wajar NU beserta seluruh banomnya marah kalau ada yang mencoba mengganti idiologi negara karena ada peran ulama NU disitu. Saat ini, kelompok radikal di Sanggau belum terlihat Tapi yang harus kita waspadai adalah pahamnya,” tegasnya.

Ketua GP Ansor Hamka Sukarti menyampaikan pentingnya persatuan dan kesatuan dalam bingkai NKRI. “Alhamdullillah kita masih dipersatukan dalam kebhinekaan dan ini harus terus kita jaga,” ujarnya.

Hamka mengapresiasi kehadiran Pemuda Dayak Kabupaten Sanggau (PDKS) yang mengirim utusan untuk mengikut undangan Diklatsar VI Banser di Desa Suka Mulya ini.

Kepala Kantor Kementerian Agama Sanggau, M. Taufik mengatakan kegiatan ini adalah salah satu pembinaan pemuda yang harus didukung.

“Kami dari Kemenag berterimakasih kepada ansor yang melakukan kegiatan ini. Saya berharap kepada instruktur atau pelatih tidak melakukan hal – hal yang melanggar HAM. Jangan sampai ada berita-berita yang tak enak setelah kegiatan ini,” katanya. (sgg)

Read Previous

Bupati Erlina Bertemu Najwa Shihab

Read Next

Warga Mulai Susah Cari Air

Tinggalkan Balasan

Most Popular