Jadi Finalis, Putra Tanjung Minta Dukungan Warga Kalbar

FINALIS: Tanjung menunjukkan tiket yang membawanya menuju panggung Kontes Dangdut Indonesia (KDI).  ISTIMEWA

Wakili Pontianak di Ajang Kontes Dangdut Indonesia 

Masuk 20 besar dan mewakili Kalbar di ajang Kontes Dangdut Indonesia (KDI) menjadi anugerah terindah Putra Tanjung. Pria yang memiliki nama panggung Tanjung ini akan  menjadi calon bintang dangdut berbakat di Indonesia. Agustus mendatang, ia akan tampil di salah satu televisi swasta dan mengharapkan dukungan dari masyarakat Kalbar. 

MARSITA RIANDINI, Pontianak 

PUTRA Tanjung menjadi satu-satunya peserta asal Kalbar. Mengalahkan ribuan peserta lainnya. Pria kelahiran 11 September 1999 ini mulanya mengikuti audisi melalui aplikasi zoom. Lolos tahap ke dua, lanjut audisi ke Jakarta. Penampilannya dinilai Ayu Ting Ting, Danang, dan Okky Lukman.

“Saat audisi di Jakarta langsung ditentukan menjadi 20 besar. Total peserta ada lima ribu orang,” papar warga Tanjung Harapan ini.

Menjadi finalis dalam sebuah ajang bergengsi ini, Tanjung merasa tertantang. Kesempatan untuk masuk ke dunia industri musik semakin terbuka lebar. Menjadi artis memang cita-citanya. “Karena saya ingin mengembangkan potensi diri saya. Dan menjadi artis adalah salah satu cita-cita saya,” ulas alumni SMAN 3 Pontianak ini.

Mahasiswa semester 7 di Institut Seni Indonesia Yogyakarta ini berusaha mempersiapkan diri agar tampil maksimal. Prinsipnya, menampilkan yang terbaik, dan menyerahkan segala hasilnya kepada Tuhan. Apalagi ia menyadari para pesaingnya dari daerah seluruh Indonesia memiliki kemampuan dan bakat yang tidak bisa diragukan.

“Untuk di dunia pertelevisian yang dinilai bukan cuma sekadar suara, tetapi juga penampilan. Pesaing saya juga suaranya bagus-bagus dan penampilannya oke,” ungkapnya.

Saat ini Tanjung sedang mempersiapkan diri. Mulai dari latihan vokal, koreografi, hingga persiapan pra kontes lainnya. “Hari ini jadwalnya rekaman jingle KDI Jadilah Bintang, untuk finalis KDI 2020,” katanya, Rabu (15 /7).

Pria yang menyenangi semua genre musik ini mengaku bahwa dangdut memiliki tantangan paling berat untuk dipelajari. Terutama dalam melatih suara agar cengkok dangdutnya keluar dengan penempatan yang tepat.

“Tidak di semua part di cengkok. Ketika mencengkok membutuhkan rasa,” kata alumni SMP N 1 Pontianak ini.

Iyeth Bustami dan Rita Sugiarto idolanya Tanjung. Baginya, kedua artis dangdut papan atas ini memiliki karakter suara yang kuat dan memiliki teknik menyanyi yang hebat.

“Di sisi lain, jam terbang mereka sudah banyak, mereka walaupun sudah berusia tetapi tetap energik,” jelasnya.

Tanjung meminta dukungan dari masyarakat Kalimantan Barat. Berharap langkahnya sukses membawa nama harum provinsi ini. (*)

 

loading...