Jaga Kebersihan Pantai dan Laut

BERSIHKAN PANTAI: Kegiatan bersih pantai di Pantai Pulau Datok, Sukadana, Kabupaten Kayong Utara dalam rangka menyambung Peringatan Hari Perhubungan Nasional. DANANG PRASETYO / PONTIANAK POST.DANANG PRASETYO / PONTIANAK POST.

SUKADANA– Dalam rangka menyambut hari Perhubungan Nasional Syahbandar Teluk Melano, Kecamatan Simpang Hilir, Kabupaten Kayong Utara lakukan bersih laut dan pantai di Pantai Pulau Datok, Sukadana, Kabupaten Kayong Utara, Kamis (12/9) pagi. Kegiatan tersebut turut melibatkan Dinas Perhubungan, Pol Air, TNI AL. Selain itu, kegiatan tersebut diharapakan dapat mengedukasi ke masyarakat tentang pentingnya menjaga kebersihan lingkungan.

Kepala Syahbandar Teluk Melano, Kecamatan Simpang Hilir, Kabupaten Kayong Utara Muhammad Asari menjelasakan, bersih pantai ini dalam rangka menyambut hari Perhubungan Nasional, yang mana sambung dia merupakan program dari Kementerian Perhubungan untuk memecahkan Rekor MURI.

Ia berharap melalui kegiatan ini, dapat bermanfaat bagi masyarakat, khususnya bagi masyarakat Kayong Utara agar dapat menjaga kebersihan, pantai dan laut, dengan harapan dapat membuang sampah pada tempatnya, terlebih mengenai sampah plastik. Ia menjelasakan, pada kegiatan ini turut melibatkan sejumlah pihak, diantaranya Dinas Perhubungan, TNI Al, dan Pol Air.

“Mudah-mudahan melalui kegiatan ini kita dapat bersama-sama lebih peduli lagi terhadap kebersihan lingkungan. Terlebih dapat membuang sampah pada tempatnya. Dengan itu maka pantai, sungai dan laut akan bersih. Selain itu tentunya dengan kita dapat menjaga kebersihan tentunya dapat terciptanya lingkungan yang bersih dan sehat,”imbuhnya.

Pada hari Perhubungan Nasional, ini sambung Muhammad Asari turut di lakukan seluruh pelabuhan di Indonesia. Dengan melakukan hal serupa yakni dengan menggelar berisih pantai. “Kegiatan bersih pantai ini juga dilakukan di sejumlah tempat di Indonesia. Dengan menggelar bersih pantai,”ungkapnya.

Sementara itu berkaitan dengan adanya kabut asap, Syahbandar Teluk Melano mengeluarkan imbauan agar seluruh kapal yang melakukan pelayaran dapat lebih berhati-hati saat melakukan pelayaran. Sebab, kata dia sudah jelas mengenai tebalnya kabut asap mengganggu aktifitas pelayaran. “Untuk kapal-kapal ataupun lainnya dapat menghidupkan lampu ketika berlayar. Selain itu diharapakan navigasi yang ada dipastikan hidup,”pesannya.

Kabid Lalu Lintas dan Angkutan, Dinas Perhubungan Kabupaten Kayong Utara, Samijo mengatakan terkait tebalnya kabut asap di Kayong Utara, pihaknya berpesan kepada masyarakat agar dapat lebih berhati-hati ketika beraktifitas di luar rumah. Selain itu, ia juga berpesan kepada masyarakat agar tidak membakar sampah atau membuka lahan dengan cara membakar.
“Kepada masyarakat saya berpesan jangan ada yang membakar sampah, dan membuka lahan dengan cara membakar. Karena itu akan memperparah kondisi tebalnya kabut asap di Kayong Utara,”ungkapnya. (dan)

Read Previous

Angga dan Sri Melaju ke Tingkat Nasional di Batu Malang  

Read Next

Strabismus, Dua Mata Bergerak ke Arah Berbeda

Tinggalkan Balasan

Most Popular