Jalan Lintas Selatan Km 19 Tergenang

TERENDAM: Kapolsek dan anggotanya membantu warga melewati banjir yang merendam ruas jalan lintas selatan kilometer 19 Kalis – Putussibau, Ahad (13/9) FOTO Polsek Kalis

PUTUSSIBAU – Setelah sempat surut sekitar 2 hari lalu, banjir kembali melanda sejumlah wilayah di Kabupaten Kapuas Hulu, tak terkecuali jalan lintas selatan perbatasan Putussibau dan Kecamatan Kalis.

Untuk memastikan akses masyarakat aman dan lancar, Kapolsek Kalis IPDA AA Harahap terjun langsung ke lokasi bajir, Minggu (13/9/2020).

Untuk memudahkan masyarakat melewati banjir, Kapolsek bersama anggota langsung membantu warga yang kesulitan menyeberang.

“Kami berupaya membantu masyarakat untuk melewati banjir yang menggenangi jalan lintas selatan kilometer 19  tepatnya dekat jembatan sampak  Desa Nanga Kalis Kecamatan Kalis,” kaya Harahap.

Selain itu Harahap memastikan pihaknya telah memetakan dan meninjau langsung wilayah Kecamat Kalis yang terdampak bencana banjir.

“Kami juga telah melaksanakan monitoring di wilayah Kecamatan Kalis yang terdampak bencana alam yaitu banjir,” katanya.

Menuru dia, banjir sebagian besar karena sungai manday meluap karena curah hujan yang tinggi.

Di kecamatan Kalis, jelas Harahap, daerah Desa Nanga Kalis dan Desa Kalis Raya serta desa Semerantau, merupakan wilayah daratan rendah karena dekat bantaran sungai Manday. “Jadi tiga  desa inilah yang terendam banjir,” kata Kapolsek.

Selain di wilayah Kecamatan Kalis, Kecamatan Putussibau Selatan juga rawan banjir. Untuk itu Kapolsek Putussibau Selatan IPDA Cahya Purnawan menghimbu seluruh masyarakat untuk selalu waspada, lantaran intensitas hujan yang terus meningkat belakangan ini.

Ipda Cahya menghimbau Kepada masyarakat yang ada di sekitar aliran sungai Kapuas dan dataran ketinggian di Hulu Kapuas serta daerah berpotensi banjir diharapkan untuk mewaspadai kemungkinan terjadinya banjir besar dan longsor.

“Kami dari pihak Kepolisian juga menghimbau masyarakat dapat berhati-hati saat berada diluar rumah, tetap waspada saat berkendara,” himbau Kapolsek, Minggu (13/9/2020)

Selain itu Kapolsek menghimbau para orang tua agar selalu mengawasi anak anak yang melakukan mandi digenangan banjir, kemudian mengamankan harta pribadi seperti kendaraan, ternak atau perabot rumah tangganya.

“Serta tetap waspada terhadap hewan berbahaya yang keluar akibat banjir,” pesan Ipda Cahya.

Selain itu, Kapolsek mengatakan bahwa masyarakat Putussibau memang sudah terbiasa dengan banjir, tapi tetap harus waspada, terlebih banjir kiriman dari perbukitan hulu Kapuas yang mungkin akan menambah debit air di Putussibau.

“Kami juga menghimbau, kiranya kita saling bantu dan saling bahu membahu dalam tanggap darurat saat banjir dan  pasca banjir nanti,” tambahnya.

Untuk itu Kapolsek mengajak, untuk saling memberikan informasi dan diharapkan partisipasi warga untuk dapat memberikan laporan apapun juga tentang dampak bencana banjir kepada posko tanggap darurat bencana atau kantor kepolisian terdekat.  (dRe)

 

error: Content is protected !!