Jalan Penghubung Tumbang Titi-Jelai Hulu Hancur

RUSAK PARAH: Ruas jalan yang menghubungkan antara Tumbang Titi dengan Jelai Hulu mengalami kerusakan sedemikian parah. ISTIMEWA

RIAM – Sejumlah ruas jalan di Ketapang rusak parah. Salah satunya ruas jalan yang menghubungkan antara Kecamatan Tumbang Titi dengan Kecamatan Jelai Hulu. Ruas jalan ini rusak parah akibat hujan yang terus menerus mengguyur daerah tersebut.

Kerusakan ruas jalan tersebut mengganggu aktivitas masyarakat. Kendaraan, khususnya kendaraan roda empat yang hendak melintas harus bersusah payah dan berhati-hati agar tidak terjebak kubangan lumpur. Tak sedikit kendaraan yang ambles dan terpaksa ditarik dengan alat berat.

Salah satu pengguna jalan, Weny (30), mengatakan, ruas jalan yang rusak tersebut sangat mengganggu aktivitas. Aktivitas yang dimaksud dia, baik yang hendak ke Jelai Hulu maupun sebaliknya. “Harus ngantre berjam-jam, itupun kalau tidak ada kendaraan yang amblas. Kalau ada yang amblas harus putar balik,” katanya, kemarin (14/7).

Warga Desa Tanjung, Kecamatan Jelai Hulu ini, mengaku jika kerusakan ruas jalan tersebut hampir terjadi setiap tahun, tetapnya di musim hujan. Badan jalan yang ditimbun menggunakan tanah kuning tersebut, menurutnya, akan menjadi becek saat hujan turun, terlebih lagi jika sampai terendam banjir. “Sudah langganan rusak setiap tahun. Sejak beberapa tahun ini, baru tahun ini yang rusak parah,” jelasnya.

Ruas jalan yang dimaksud dia rusak parah tersebut merupakan ruas jalan milik Pemerintah Provinsi. Kerusakan tersebut, diakui dia, membuat aktivitas masyarakat terganggu. Truk-truk angkutan sembako ke Jelai Hulu, diceritakan dia, sering terlambat datang karena kerusakan jalan tersebut. “Kami berharap segera diaspal seperti jalan lain. Kalau seperti ini setiap tahun tidak sanggup juga. Kita jadi terganggu, belum lagi mobil rusak akibat jalan yang rusak itu,” ungkapnya.

Sementara itu, Camat Jelai Hulu, Markus, saat dikonfirmasi, membenarkan hal tersebut. Ruas jalan antara Tumbang Titi dan Jelai Hulu, diakui dia, benar-benar rusak parah. Hal yang menurut dia disebabkan oleh curah hujan yang cukup tinggi di daerah tersebut. “Curah hujan sangat tinggi beberapa pekan ini. Akibatnya jalan rusak parah,” kata Markus, kemarin (14/7).

Dia tak memungkiri kerusakan ruas jalan Provinsi tersebut tentu mengganggu dan menghambat transportasi dari dan menuju Jelai Hulu. Akitivitas masyarakat, diakui dia terhambat, bahkan mengganggu perekonomian masyarakat. “Menghambat transportasi barang dan orang. Akibatnya perekonomian masyarakat ikut terdampak,” ungkapnya.

Untuk meminimalisir kerusakan jalan, pihaknya berkoordinasi dengan sejumlah perusahaan di daerahnya, untuk ikut andil memperbaiki sejumlah titik yang mengalami rusak parah. Untuk memperbaiki ruas jalan itu seutuhnya, menurut diai, menjadi wewenang Pemerintah Provinsi Kalbar. (afi)

error: Content is protected !!