Jalan Provinsi Rusak Warga Protes Tanam Pohon di Tengah Jalan

TANAM POHON : Sebagai aksi protes, terdapat pohon pisang di jalan Provinsi.

 SUKADANA– Para pengguna jalan minta Dinas Perhubungan untuk mengambil sikap tegas terhadap truk yang bertonase berlebihan, karena truk dengan tonase yang besar, salah satu penyebab kerusakan jalan Sukadana-Siduk semakin parah.  Akibat kerusakan jalan itu,  terdapat pohon di tengah jalan sebagai bentuk protes warga.

“Kita harap truk yang muatan banyak (overload) agar diberikan teguran atau sanksi karena jalan ini rusak, salah satunya disebabkan truk itu, bawa muatan banyak,” kata Ari warga Sukadana, Minggu (17/1)

Menggapi hal ini,   Anggota DPRD Kayong Utara dari Komisi II Decky Sabandi, terkait keluhan warga. Dirinya mengatakan, bahwa ada kabar baik bagi masyarakat, karena di tahun 2021 ini ada perbaikan jalan Sukadana – Siduk dan Sukadana – Teluk Batang.

“Ade 20 Miliar (dana Provinsi), kemarin kita minta tambah, tapi belum ada jawaban. Rencananye 10 Miliar untuk Siduk-Sukadana,  10 Miliar untuk Sukadana-Teluk Batang,” terang kader partai Perindo ini.

Terkait angkutan truk – truk yang overload, sebelumnya DPRD Kayong Utara sudah melakukan pembahasan dengan pihak Dinas Perhubungan Kayong Utara, untuk segera berkordinasi dengan pihak Dishub Provinsi mengingat saat ini Kayong Utara tidak memiliki alat timbang angkutan.

“Perhungan Provinsi dan Kabupaten harus proaktif masalah ini. Kemarin kita ke Perhubungan Provinsi, dijanjikan mau dipakaikan jembatan portabel untuk Teluk Batang, sampai saat ini belum juga ada kabarnya. Nanti akan kita tanyakan kembali ke Provinsi,” tutupnya.  (dan)

error: Content is protected !!