Jambret Didor

EKSPOSE: Polres Singkawang ekspose tersangka penjambretan di ruang SCC Mapolres, Singkawang, Selasa (11/2). HARI KURNIATHAMA/PONTIANAKPOST

Aksi di Jalan Firdaus

SINGKAWANG-Tersangka pejambret di Singkawang, Aket terpaksa harus jalan terpincang-pincang usai kakinya diganjar timah panas oleh aparat kepolisian. Hal tersebut terlihat saat Aket memasuki ruang SCC Mapolres Singkawang guna menghadiri press release Polres Singkawang, Selasa (11/2).

Tersangka pencurian dengan kekerasan ini terpaksa harus dipapah oleh polisi dan tersangka lainya yakni Yunus, yang diduga ikut membantu Aket menampung barang curian. Luka tembak Aket tersebut diterima karena adanya perlawanan tersangka oleh petugas saat akan dilakukan penangkapan.

“Tersangka berusaha kabur kemudian membahayakan petugas, karena untuk menyelematkan kedua nyawa baik tersangka dan petugas, saat itu kondisinya kita harus mengambil tindakan tegas dan terukur,” ungkap Kapolres Singkawang AKBP Prasetiyo Adhi Wibowo melalui Kasat Reskrim Polres Singkawang, AKP Tri Prasetyo.

Dari informasi kepolisian, tersangka merupakan pria kelahiran 22 April 1995 yang beralamat domisili di Jalan Liirang Dalam, Kelurahan Sedau, Kecamaan Singkawang Selatan.

Dari tangan tersangka, polisi berhasil mengamankan motor merk Yamah Vega warna hitam, yang diduga menjadi sarana bagi tersangka melancarkan aksinya melakukan pencurian dengan kekerasan. Kemudian HP merk Iphone 8 warna hitam,dimana diduga dijambret oleh tersangka di Jalan Kaliasin, Singkawang Selatan.

Tak sampai disitu, polisi juga menyita HP merk Samsung note 8 warna Gold yang diduga aksi pencurian oleh tersangka di jalan P.Diponegoro Kelurahan Pasirang, Singkawang Barat. Ditambah sebuah HP merk Iphone 6 warna merah dan HP Xiomi Note 4 dengan dugaan lokasi di Jalan Ayani Singkawang.

Ada juga barang bukti yang diambil tersangka yakni HP iphone 5s warna rose gold HP Iphone 7 yang diduga dirampas di Jalan Firdaus. Kemudian tersangka juga dilaporkan oleh Weny, warga Singkawang yang tas merah berisi dompet dan identitas lainya direnggut tersangka.

Tersangka dalam melancarkan aksinya menggunakan sepeda motor. Tersangka menguntit kendaraan korban, begitu sudah merapat dengan korban maka barang beharga korban dirampas. Kebanyakan korban dari tersangka adalah kaum hawa.

“Dari rentetan aksi kriminal tersangka, maka tersangka diduga melanggar pencurian dengan kekerasan sebagaimana dimaksud pasal 365 ayat (1) dan ayat (2) KUHP dengan ancaman pidana penjara selama-lamanya 12 tahun,” ujar Kasat Reskrim.

Kasat Reskrim Polres Singkawang, AKP Tri Prasetyo mengatakan pihaknya akan mengejar pelaku lainya yang terlibat dari kasus ini, sehingga prosesnya saat ini masih dilakukan penyelidikan.

“Kita tidak main main dengan aksi pencurian dengan kekerasan ini. Kami akan kerja pelaku lainya,” jelasnya.

Pihaknya juga mengimbau agar warga senantiasa waspada kejahatan jalanan. Jika mengalami atau menjadi korban, kata Kasat, segera melaporkan ke polisi.

“Kita imbau warga waspada terhadap aksi kejahatan,” pintanya.

Sementara itu, tersangka mengaku merampas barang harga milik korban berupa HP. Ia lalu menjualnya ke Yunus. Dari hasil kejahatannya tersebut, Aket menggunakannya untuk judi.

Dari pengakuan tersangka, korban perampasan tersebut kurang lebih 11 tempat lokasi kejadian. Dari hasil kejahatan mengambil HP usai dijual, aket mengaku  hanya mengantongi Rp 4 juta lebih.

“Sekitar 4 juta lebih keuntungan,” katanya singkat sembari menahan sakit luka di kakinya. (har)

Read Previous

Konjen RI di Kuching dan Unimas Kunjungi Sekolah Perbatasan

Read Next

Wabup Pastikan Penilaian Objektif

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *