Jembatan Desa Garu Ambruk, Lalu Lintas Pontianak – Bengkayang Terhambat

BERGANTIAN: Kendaraan roda empat ke atas harus melintasi jembatan darurat secara bergantian di Desa Garu Kecamatan Mempawah Hulu, Minggu (13/9). ISTIMEWA

NGABANG – Jembatan darurat di Dusun Sibawek, Desa Garu, Kecamatan Mempawah Hulu kembali ambruk akibat tersapu banjir pekan lalu. Akibatnya arus lalu lintas Pontianak – Bengkayang terhambat. Antrean panjang kendaraan tak terelakkan.

Kapolsek Mempawah Hulu  Iptu Asep Tabroni saat dikonfirmasi Pontianak Post mengatakan, jalan lintas negara jalur Pontianak – Bengkayang yang terletak di perbatasan Kecamatan Mempawah Hulu dan Kecamatan Menjalin, Kabupaten Landak ini, terputus karena gorong-gorong yang mengalami kerusakan akibat diterjang banjir satu minggu lalu.

“Jalan tersebut merupakan jalan satu-satunya untuk menuju Bengkayang. Akibatnya arus lalu lintas macet,” ungkap Kapolsek, Minggu (13/9).

Kendaraan sepeda motor dapat melewati jembatan darurat secara bergantian. Jembatan darurat telah tersedia, namun hanya menggunakan beberapa bilah kayu. Sehingga, kendaraan roda empat ke atas harus melewati secara bergantian.

“Jalan tersebut sempat dibuat jembatan darurat dengan menggunakan kayu, namun, jalan tersebut kembali ambruk,” jelasnya.

Ia mengatakan, untuk saat ini pihaknya membantu pengaturan lalu lintas di jalan tersebut guna kelancaran arus lalu lintas.

“Mengingat jembatannya masih kondisi darurat maka kami selalu melakukan pengawasan terhadap semua kendaraan yang melintasi jembatan darurat tersebut,” ucap Kapolsek. (mif)

error: Content is protected !!