Jokowi Tanam Durian Serumbut

LESTARIKAN DURIAN LOKAL: Presiden Joko Widodo didampingi Gubernur Kalimantan Barat, Sutarmidji saat menanam bibit pohon Durian Serumbut, di kawasan hutan kota, Universitas Tanjungpura. DISTAN TPH UNTUK PONTIANAK POST

PONTIANAK – Presiden Republik Indonesia Joko Widodo melakukan penanaman durian serumbut di kawasan hutan kota Taman Digulis Untan, saat kunjungannya ke Pontianak, kemarin (5/9). Sementara itu, Kepala Dinas Pertanian, Tanaman Pangan dan Hortikultura, Kalimantan Barat, Heronimus Hero mengapresiasi Gubernur Kalbar yang telah mempromosikan durian serumbut secara langsung kepada Jokowi.

Dia berharap melalui penanaman tersebut Presiden Republik Indonesia semakin mengenal potensi durian di Kalbar. “Dengan penanaman ini juga bisa menjadi corong informasi ke tingkat nasional tentang durian Kalbar dan potensin nya,” jelas dia.

Heronimus juga berharap program pemerintah melalui pengembangan dan saranan produksinya semakin besar. “Kita juga butuh investor agar pengembangan durian unggul Kalbar lebih cepat dan memberikan dampak ekonomi yang luas bagi masyarakat dan daerah,” sambungnya.

Durian ini memiliki beberapa karakter unggul diantaranya bentuk buah simetris seperti belimbing, warna daging buah kuning kentang, ketebalan daging buah mencapai 3,14 cm, jumlah juring perbuah 4-6, berat buah 1.6-2.85 kg, dengan edible proporsi 27-40%. Durian serumbut memiliki nilai ekonomi yang cukup tinggi, dimana durian ini dipasarkan dengan harga Rp50.000 – Rp70.000, per buah.

Sementara itu, pemilik pohon durian serumbut, Nehen mengaku bangga dan bersyukur duriannya dapat dikenal dan bahkan ditanam langsung oleh orang nomor satu di Indonesia tersebut. “Saya sangat senang durian serumbut bisa ditanam langsung oleh presiden. Dengan hal ini tentu beliau tahu durian Kalbar,” ujar Nehen yang juga hadir di Pontianak, Kamis.

Nehen berharap pengembangan duriannya bisa dilakukan dekat pohon induknya karena masih ada luas lahan yang tersedia untuk pengembangan durian serumbut. “Dekat pohon induk durian serumbut, tanah kosong saya masih sekitar 10 hektare. Semoga pemerintah melihat ini dan membantu untuk pengembangannya,” pungkasnya. Sebagai informasi, durian serumbut merupakan durian asal Sekayam, Kabupaten Sanggau. Varietas durian serumbut sudah dilepas oleh Kementerian Pertanian. (ars)

loading...