Jonan: Kalbar 100 Persen Terang di 2020

NGABANG – Pemerintah menjanjikan pemerataan aliran listrik hingga ke pelosok daerah di Kalimantan Barat pada 2020 mendatang. Sumber Energi Baru Terbarukan (EBT) seperti Pembangkit Listrik Tenaga Mikro Hidro (PLTMH) dan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) menjadi alternatif untuk daerah terpencil.

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Ignasius Jonan menyebut semua desa terpencil, termasuk juga di Kalimantarn Barat akan menjadi sasaran pemasangan panel surya di tiap-tiap rumah atau dengan membangun Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) terpusat di desa-desa. Selain itu, di sejumlah daerah juga memanfaatkan tenaga air dengan Pembangkit Listrik Mikro Hidro (PLTMH).

“Nanti kami kerjakan. Targetnya di 2020 semua desa terang,” katanya ditemui saat kunjungannya ke Kabupaten Landak Kalimantan Barat, Sabtu (14/9).

Menurut laporan yang diterimanya, memang masih banyak daerah yang belum menikmati listrik. Setidaknya sebanyak 10.000 desa atau 15 juta penduduk masih belum menerima aliran listrik. Jauhnya jarak menjadi penyebab tidak tersambungnya jaringan transmisi PLN, sehingga distribusinya belum mencapai daerah tersebut. Dengan alasan tersebut, Mantan Menteri Perhubungan itu mengatakan bahwa program ini harus terealisasi.

“Saya sudah suruh survei. Kalau memang sulit, kita pakai solar panel di tiap rumah atau PLTS terpusat. Jadi beda dengan jaringan utama. Bisa juga dengan PLTMH,” jelasnya. (mif)

Read Previous

Kusmana Lepas Rombongan Tim BKKBN Banjarbaru-Pontianak Melalui Darat

Read Next

Penggusur Il Polpo Paul

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *