Jumlah Positif Covid-19 Singkawang Jadi 17 Kasus

PERIKSA: Petugas kesehatan melakukan pemeriksaan untuk mendeteksi penularan Covid-19 di Kota Singkawang. ANTARA/RUDI/AM.

Menkes Bantu Plasma untuk Pasien Covid-19

SINGKAWANG—Menteri Kesehatan RI Terawan Agus Putranto memberikan bantuan plasma kepada Wali Kota Singkawang untuk mempercepat penyembuhan pasien COVID-19 di kota tersebut.

“Kemarin Bapak Menteri Kesehatan telepon, kita sampaikan terima kasih banyak atas kepedulian beliau,” kata Wali Kota Singkawang Tjhai Chui Mie di Singkawang, Minggu.

Seperti diketahui, dua putri Wali Kota Singkawang saat ini masih terpapar virus dan menjalani isolasi mandiri. Tidak hanya rekanan maupun warga kota yang memberikan perhatian, kemarin, Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto juga melakukan komunikasi dengan Wali Kota Singkawang.

Selain menunjukkan kepedulian agar seluruh anggota keluarga Wali Kota Singkawang cepat diberikan kesembuhan, Terawan yang memiliki dasar sebagai dokter militer ini juga mengirimkan plasma sebagai salah satu upaya pengobatan.

Karena umur plasma yang memiliki rentang waktu cukup pendek, yakni hanya sekitar enam jam, Kementerian Kesehatan mengutus langsung seorang stafnya dari RSPAD Gatot Soebroto untuk membawa box plasma yang diterima langsung oleh utusan Wali Kota Singkawang di Bandara Supadio Pontianak dan langsung dibawa ke RSUD Abdul Aziz Singkawang.

Kemarin, saat komunikasi sebelum tes usap, didapati hasil tes usap Tjhai Chui Mie beserta suami sudah negatif COVID-19. “Sehingga untuk penggunaan plasma ini sesuai dengan petunjuk dan instruksi dari dokter yang lebih mengetahui,” ucapnya.

Menurutnya, terapi plasma menjadi salah satu upaya untuk penyembuhan COVID-19, dimana plasma darah pasien sembuh akan didonorkan kepada pasien yang menjalani perawatan dengan sejumlah prosedur medis yang ketat.

Sementara itu, Humas Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Singkawang Barita P Ompusunggu mengatakan, kemarin (13/9), terjadi penambahan satu kasus yang terkonfirmasi positif Covid-19 sehingga total jumlah kasus yang ada di kota itu sampai hari ini sebanyak 17 kasus.

“Berdasarkan hasil PCR Metode Real Time yang dilakukan oleh Laboratorium RS Untan Pontianak pada tanggal 11 September 2020, bahwa pada hari ini (kemarin) ada penambahan satu kasus yang terkonfirmasi positip COVID-19 di Kota Singkawang,” kata Barita, Minggu.

Satu tambahan adalah seorang wanita berusia 32 tahun asal Kota Singkawang. “Terdiri dari 12 orang dirawat dan 5 orang di isolasi mandiri, sementara suspek yang dirawat ada sebanyak satu orang,” kataya.

Dia menambahkan, menindaklanjuti Perpres Nomor 6 tahun 2020 dan Pergub Nomor 110 tahun 2020, bahwa Pemerintah Kota Singkawang juga telah mengeluarkan Perwako Nomor 49 tahun 2020 tentang penegakan disiplin protokol kesehatan.

“Saat ini masih banyak masyarakat yang abai menjalankan disiplin protokol kesehatan,” tuturnya.
Hal itu mungkin dikarenakan tidak ada sanksi jika melakukan pelanggaran. Namun dengan sudah dikeluarkannya Perwako tersebut, maka akan ada sanksi bagi masyarakat Singkawang yang tidak mengindahkan protokol kesehatan.

“Karena saat ini adalah fase gelombang kedua yang ancaman penularan COVID-19 lebih tinggi dari fase pertama,” katanya. (ant)

loading...