Jus Kurma, Si Manis Penuh Khasiat

Kurma biasanya menjadi sajian pembuka ketika berbuka puasa. Namun, kini buah dengan rasa manis khas itu tak hanya nyaman dinikmati saat Ramadan dan bisa diolah menjadi makanan dan minuman. Salah satunya jus kurma dengan berbagai varian.

Oleh : Siti Sulbiyah

Siapa yang tidak tahu kurma? Buah lezat ini memiliki banyak manfaat bagi tubuh. Biasa disajikan saat berbuka puasa, karena kandungan karbohidratnya yang tinggi, sehingga mampu mengembalikan energi dan membantu memperbarui asupan karbohidrat.

Layaknya buah pada umumnya, kurma bisa dikonsumsi secara langsung. Namun, buah ini juga bisa diolah dalam bentuk lain yang menambah cita rasanya, termasuk minuman. Nah untuk minuman, kurma bisa dikreasikan ke beberapa jenis minuman segar, salah satunya jus kurma.

“Cara buatnya seperti ngejus biasa yaitu dengan diblender,” ungkap Owner Jus Kurma Kak Sya, Syahriani Siregar.

Tak hanya sekedar diblender seperti pembuatan jus pada umumnya, kurma sebelum itu direndam dulu atau dijadikan air nabeez. Seperti diketahui, air rendaman kurma merupakan favorit Rasulullah SAW, yang telah terbukti baik untuk pencernaan dan proses detoksifikasi dalam tubuh.

Syahriani saat ini membuat empat varian jus kurma. Yakni, jus kurma susu, jus kurma madu, choco dates milk, dan crackers dates milk. Semua varian, sama-sama menggunakan bahan baku kurma dan diolah jadi jus atau diblend, serta diolah tanpa gula dan pemanis buatan. Sehingga manisnya murni dari kurma. Sementara perbedaannya, keempat varian punya kombinasi bahan yang beda sehingga punya rasa yang berbeda pula. Dari keempat varian, hanya jus kurma madu yang tidak pakai campuran susu.

Apabila disimpan pada suhu ruangan dalam kondisi cair, jus mampu bertahan hingga enam jam. Sementara jika disimpan di kulkas/chiller bisa tahan 2-3 hari. Namun, jus kurma ini bisa bertahan hingga dua minggu apabila disimpan dalam lemari pendingin atau freezer. Terkecuali jus kurma madu yang bisa tahan lebih lama karena tanpa susu.

“Jus kurma tidak tahan disimpan lama dalam waktu berbulan-bulan karena murni tidak menggunakan bahan pengawet,” jelas dia.

Dalam cuaca panas, minuman ini sangat cocok karena menjanjikan kesegaran. Buat yang ingin puasa, baik diminum saat sahur dan buka puasa. Karena selain segar, jus kurma juga sehat dan bisa sebagai energy booster, sehingga tahan puasa seharian. Rasanya yang manis alami bisa memulihkan energi setelah seharian berpuasa. Jus kurma juga baik  dikonsumsi saat periode menyusui, sebagai ASI booster bagi busui. Selain sumber tenaga buat si ibu, jus ini juga bisa buat produksi air susu (ASI) semakin banyak.

“Yang pasti enaknya dikonsumsi saat jusnya dingin apalagi habis dari freezer kurang lebih 3 jam ke atas, segar banget,” tutur Syahriani.

Menurutnya, di tengah kondisi pandemi saat ini, masyarakat membutuhkan olahan makanan atau minuman yang sehat dan meningkatkan imun tubuh dan juga stamina yang bisa dinikmati banyak orang namun dengan cara pengolahan yang mudah. Olahan kurma pun menjadi pilihan yang tepat. Meski memang diakuinya, penggemar kurma tak sebanyak kopi, minuman boba, ataupun minuman manis lainnya di kalangan anak muda. Hal ini menjadi tantangan untuk membuat kurma jadi minuman kekinian yang menyehatkan.

“Minuman ini bisa dinikmati segala usia, anak-anak hingga orang tua,” pungkasnya.**

loading...