Kades Diminta Siapkan Rumah Karantina

KONFERENSI JARAK JAUH: Bupati Kayong Utara Citra Duani,  Wakil Bupati Kayong Utara Effendi Ahmad, saat melakukan konferensi jarak jauh bersama Gubernur Kalbar Sutarmidji, di Istana Rakyat, Selasa (7/4). HUMASKAB FOR PONTIANAK POST

SUKADANA – Bupati Kayong Utara Citra Duani berpesan kepada para kepala desa (kades) agar dapat membuat rumah karantina ketika di desanya terindikasi masyarakat yang dinyatakan Orang dalam Pemantauan (ODP) wabah virus korona (Covid-19). Harapan tersebut disampaikan Bupati usai mengikuti konferensi jarak jauh bersama Gubernur Kalbar Sutarmidji, Selasa (7/4) di Istana Rakyat.

“Diharapkan desa dapat menyediakan rumah karantina bagi warganya yang dinyatakan ODP. Selain itu yang dikarantina di desa saat ini sudah diberikan bantuan masing -masing kepala keluarga dan kita sudah lakukan pelayanan kesehatan secara maksimal,” jelas Citra yang dalam konferensi jarak jauh tersebut didampingi Wakil Bupati Effendi Ahmad serta para pejabat lainnya.

Selanjutnya untuk di Kayong Utara, mengenai warga yang dinyatakan ODP dan dikaratina, dipastikan Bupati, tentunya sudah mengikuti aturan yang ada. Bahkan mereka telah melakukan langkah-langkah sesuai kebijakan Pemerintah Pusat maupun daerah.

“Mengenai hal ini sudah kita sampaikan kepada Gubernur termasuk langkah-langkah sesuai dengan kebijakan pemerintah pusat hingga daerah,” tambah Bupati.

Bahkan, untuk Kayong Utara, berkaitan dengan ODP yang dikarantina, dia sudah menginstruksikan para kades agar dapat menyedikan tempat karantina di desa.

Sementara itu, lanjut Bupati, mengenai hasil tes bagi warga yang dikarantina di Desa Mata-mata dan Desa Pulau Kumbang, Kecamatan Simpang Hilir, dipastikan negatif. Selain itu, Bupati mengatakan, dampak lain yang dirasakan masyarakat pada pandemi korona ini yakni mengenai ekonomi. “Dampak dari wabah virus korona ini tentunya mengenai masalah ekonomi,” lanjutnya.

Sedangkan dengan pelayanan kesehatan,  kata Citra,  jumlah Pasien dalam Pengawasan (PDP), ODP, hingga kategori yang reaktif dan positif Kayong Utara yakni 91 ODP. Dari jumlah tersebut, 46 orang dipastikan dia telah usai masa ODP.

“Kalau yang PDP satu orang saat ini sudah di isolasi di Klinik Asri, (di mana) kondisi terakhir sudah cukup sehat dan tinggal pemeriksaan lanjutan,” lanjutnya. (dan)

error: Content is protected !!
Hubungi Kami!