Kadin Kalbar Desak Wujudkan Pipanisasi Gas Trans Kalimantan

Joni Isnaini

PONTIANAK- Kadin Kalimantan Barat mengapresiasi dan mendukung penuh agar Indonesia bisa membangun dan mewujudkan pembangunan pipa gas Trans Kalimantan. Hal ini disampaikan Ketua Kadin Kalbar, Joni Isnaini merespon pertemuan Kepala BPH Migas bersama anggota Komisi VII DPR RI, Maman Aburrahman dengan Gubernur Kalimantan Barat yang digelar 30 Juli lalu. Dalam pertemuan tersebut, membahas dua hal penting, tentang pengawasan distribusi BBM dan pipanisasi Trans Kalimantan.

Menurut Joni, selama ini pembangunan hanya tertumpu di pulau jawa dan Sumatera, sedangkan pulau Kalimantan cenderung terabaikan. Padahal potensi dan kontribusi kalimantan sudah sangat banyak terkuras memberikan devisa negara dan GDP di sektor Migas yg besar bagi negara.

Maka sejalan dengan harapan bahwa pulau Kalimantan adalah pulau masa depan, maka selain sebagai upaya pemerataan pembangunan, juga ketersediaan energi gas harus sejalan dengan upaya memenuhi kebutuhan energi dalam pembangunan dan pertambahan penduduk pada masa yang akan datang.

“Pembangunan pipa gas transmisi dan distribusi Trans Kalimantan sudah sangat mendesak untuk diwujudkan.
Prioritas pembangunan pipa gas Trans Kalimantan ini juga untuk mengantisipasi pertambahan penduduk dan pembangunan yang meningkat di era industrial ke depannya,” kata Joni Isnaini didampingi Zainul Arifin, Wakil Ketua Umum Bidang Organisasi dan Suprapto Tan Wakil Ketua Umum Bidang Agribisnis Kadin Kalbar

Selain untuk memenuhi keperluan pembangkit listrik untuk proyek pembangunan yang sudah ada, pipanisasi ini juga diharapkan mampu memberi stimulan dalam meningkatkan kerangka hilirisasi produk lain seperti biodiesel, minyak makan, kosmetik, produk turunan karet, dan bahan baku kertas.

Selain untuk memenuhi keperluan pembangkit listrik pada proyek pembangunan yang sudah ada, diharapkan nantinya juga menjadi stimulan untuk meningkatkan kerangka hilirisasi produk seperti biodiesel, minyak makan, kosmetik, produk turunan karet, bahan baku kertas dan lainnya. Rencana ini juga dapat memaksimalkan pembangunan Pelabuhan Internasional Kijing yang sedang dalam tahap pembangunan.

Semua produk tersebut tentu membutuhkan energi listrik dari gas untuk menghidupkan industrinya.

Pembangunan pipa gas Trans Kalimantan ini merupakan bagian dari misi presiden untuk membangun koneksivitas infrastruktur antar pulau di nusantara ini. Berkenaan dengan hal-hal tersebut diatas, dimana pembangunan pipa gas Trans Kalimantan ini juga sudah tertuang dalam RPJM Nasional.

“Untuk itu Kadin Kalimantan Barat mendesak Kementrian ESDM agar memasukkan program pembangunan pipa gas Trans Kalimantan ini dalam proyek strategis nasional dalam skala prioritas. Kadin Kalbar juga meminta untuk merevisi Keputusan Menteri No. 2700 tahun 2012 tentang Rencana Induk Jaringan Transmisi dan Distribusi Gas Bumi Nasional agar sejalan dengan RPJM Nasional,” tutupnya. (r/)

loading...