Kafilah Kalbar Masuk 10 Besar MTQ Nasional; Sabet 3 Piala, Kembalikan Citra Kalbar Sebagai Gudangnya Qori Qoriah

Kafilah Kalbar masuk 10 besar di ajang Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) Ke 28 Tingkat Nasional di Padang, Sumatera Barat. Tiga piala kemenangan diraih di even dua tahunan ini.

MARSITA RIANDINI, Padang.

Setelah melewati babak penyisihan dari 15-18 November 2020, tiga peserta Kalbar berhasil bertarung di final dan dua diantaranya memperoleh juara 1, dan satu lainnya juara 3.

Rahmawati di cabang tilawah tartil anak-anak Putri meraih juara pertama dalam lomba ini. Remaja 12 tahun ini kali pertama bertanding di Tingkat Nasional. Perwakilan dari Kubu Raya ini bersyukur, kerja keras anak dari pasangan Kasiem dan Masyudi ini membuahkan hasil. Kasiem, ibu Rahmawati mengatakan semangat Rahmawati telah terlihat sedari balita. Sejak usia tiga tahun sudah diperkenalkan Alqur’an.

“Saya bersyukur anak saya punya kemauan dalam bidang ini. Menurut saya ini menjadi bagian syiar agama Islam. Apapun hasilnya, itu sudah kehendak Allah,” ulasnya yang berharap kemenangan ini semakin mendekatkan anaknya dengan Alqur’an dan tetap menjadi pribadi yang rendah hati.

Kasiem turut mendampingi anak ke duanya ini saat bertanding di Padang, Sumbar.

Menyusul Suaibah dari cabang tahfizh golongan 20 juz putri yang meraih juara pertama. Remaja 18 tahun ini bersyukur, langkahnya di tingkat nasional ini bisa mengharumkan nama Kalimantan Barat.

Utusan dari Kabupaten Sekadau di tingkat Provinsi Kalbar ini sebelumnya pernah ikut MTQ cabang Tahfiz golongan 5 juz. “Ya dari 5 juz langsung naik ke 20 juz. Alhamdulillah semoga ini menjadi berkah bagi saya,” ucapnya anak dari pasangan M Toib dan Umyani ini.

Malika Khaira Khalqillah, peserta cabang tilawah anak anak putri meraih juara ke tiga. Malika sudah beberapa kali masuk di tingkat nasional. Ini menjadi pengalaman berharga baginya. Dari usia 9 tahun, Malika mengharumkan nama Kalimantan Barat. Beragam prestasi yang ditoreh anak dari pasangan Bambang Sunaryo dan Syarifah Mulyati.

“Alhamdulillah saya bersyukur. Allah sudah kasih yang terbaik buat saya di ajang MTQN saat ini,” jelasnya peserta asal Pontianak ini bersyukur.

Sementara itu, Syarhil Qur’an Putra juara terdiri dari Muhammad Isromi, Saidi, Muhammad Da’i Maftuh berhasil meraih juara Harapan 1. Khairul Bariyah untuk cabang tahfizh golongan 1 Juz ma’attilawah putri juara harapan 2, Faisal Fadli di Cabang Qiraat Sab’ah Murattal Dewasa Harapan 2. Menyusul Yusuf Mubarak juara Harapan 3 cabang Hifzil Qur’an Golongan 30 juz.

Kemenangan ini diumumkan pada malam penutupan MTQ ke 28 Tingkat Nasional, Padang Sumatera Barat yang berlangsung di Masjid Raya Sumbar, Jumat (20/11).

Hary Agung Tjahyadi, Kepala Biro Kesra Provinsi Kalbar mengatakan ini merupakan upaya maksimal dari sinergisitas peserta, pelatih, pengurus LPTQ dan Pemerintah Daerah. Persiapan yang dilakukan tidak hanya jelang MTQN tetapi telah dilakukan sejak tingkat Kabupaten. Pelatihan terus dilakukan meski dalam keterbatasan covid-19.

“Peserta juga menunjukkan keseriusan dalam berlatih,” jelasnya yang mengucapkan selamat kepada peserta.

Kemenangan ini sekaligus meningkatkan prestasi Kalbar, berada di posisi 10 besar pada ajang yang berlangsung tiap dua tahun sekali iniDalam ajang ini. Dalam even ini, tuan rumah Sumatera Barat jadi juara umum.

Hary mengatakan ini menjadi bahan evaluasi ke depannya agar bisa berdaya saing dengan provinsi lain, terutama di cabang lomba yang belum memperoleh kemenangan.

“Ini menjadi bahan evaluasi kita. Melihat kemampuan dari peserta antar provinsi dari penampilan-penampilan para juara dari kategori yang kita tidak memperolehnya, maka ini menjadi tantangan untuk meningkatkan kemampuan di tahun ke depan,” ulasnya.

Namun dia bersyukur, kondisi kafilah baik fisik maupun psikis dalam keadaan sehat hingga berakhirnya MTQ Tingkat Nasional ini, meskipun ajang ini berlangsung di masa pandemi. “Alhamdulillah semua sehat baik fisik maupun psikis . Ini yang kita jaga. Ini hasil maksimal yang kita upayakan dan ini kehendak Allah,” katanya.

Andi Musa, Ketua Umum LPTQ Kalbar bersyukur atas prestasi yang diraih Kafilah Kalbar. “Syukur Alhamdulillah Kafilah Kalbar masuk 10 besar pada urutan ke 10 pada MTQ Nasional XXVIII Tahun 2020 di Padang Sumbar,” jelasnya.

Tiga piala kemenangan ini, kata dia merupakan hasil kerja keras peserta, pelatih dan pengurus LPTQ Kalbar. Terutama dukungan dari Pemerintah daerah dan masyarakat Kalbar. Tak luput pula kerja keras peserta lainnya yang sudah masuk di juara harapan 1,2 dan 3.

“Alhamdulillah tiga utusan Kalbar bisa masuk ke final dan telah diketahui posisi juaranya. Kami berterima kasih atas dukungan dari masyarakat, sehingga qori- qoriah Kalbar yang bertarung di MTQ kali ini bisa maksimal bahkan ada yang menjadi juara,” ulasnya.

Kalbar mengirim utusan sebanyak tujuh dari total delapan cabang lomba. Jumlah peserta sebanyak 45 orang. MTQN ini menjadi bahan evaluasi bagi Pengurus LPTQ Kalbar periode 2019-2024. Ke depannya, kata dia akan dilakukan penguatan dan pembinaan untuk menemukan generasi muda yang berpotensi juara di ajang MTQ ini. Terutama dalam persiapan menuju STQ ke 26 tingkat Nasional di Maluku Utara, tahun 2021 dan MTQ N ke 29 di Kalsel, tahun 2022.

“Tentu ini jadi bahan evaluasi kami, agar ke depannya prestasi Kalbar terus meningkat dan mampu mengembalikan kejayaan Kalbar di masa lalu sebagai gudangnya qori-qoriah,” pungkasnya.

Kaharudin, Kepala Bidang Penaiszawa Kanwil Kemenag Kalbar turut berbangga dengan prestasi yang diraih para peserta.
“Alhamdulillah. Semoga menjadi penyemangat kita semua untuk terus berikhtiar dalam meningkatkan prestasi pada tahun-tahun yang akan datang,” pungkasnya. **

error: Content is protected !!