Kafilah STQH Kalbar Bertolak ke Sofifi – Maluku Utara, di Bandara pun Masih Mengulang Hafalan

FOTO BERSAMA: Gubernur Kalbar Sutarmidji (kiri) didampingi Ketua LPTQ Andi Musa (Kanan) berfoto bersama Kafilah Kalbar yang akan mengikuti STQH Nasional XXVI Tahun 2021 di Sofifi Mauluku Utara, di Pendopo Gubernur Kalbar, Rabu (13/10). (BIRO ADPIM KALBAR)

Setelah melakukan berbagai persiapan dan latihan, kini waktunya para peserta membuktikan diri. Mewakili Kalimantan Barat (Kalbar), mereka akan bertarung dalam ajang Seleksi Tilawatil Quran dan Hadis (STQH) Nasional XXVI di Sofifi, Maluku Utara. Targetnya mampu meraih prestasi terbaik dengan masuk lima besar.

SITI SULBIYAH, PONTIANAK

Khairul Umam (19) masih tampak mengulang hafalannya ketika menunggu pesawat yang akan memberangkatkan dirinya ke Jakarta. Di ruang tunggu Bandara Internasional Supadio Pontianak, ia mencoba berkonsentrasi di tengah hiruk pikuk para penumpang lainnya yang juga sedang menunggu.

Tak hanya Khairul, beberapa peserta lainnya tampak berinteraksi dengan Alquran. Mereka mengulang-ulang hafalan sembari menunggu pesawat yang akan memberangkatkan mereka ke Jakarta. Di ibukota, mereka hanya transit beberapa jam sebelum bertolak ke Ternate, Maluku Utara. Tujuan mereka adalah Sofifi, ibukota provinsi itu, yang akan ditempuh dengan jalur air dari Ternate. Perjalanan panjang tersebut tak lain untuk mengikuti STQH Nasional ke XXVI.

“Alhamdulillah perasaannya sangat bahagia bisa ikut lomba ini,” ungkap Khairul.

Namun pria yang akan mengikuti Cabang Lomba Tahfiz 5 juz ini merasa sedikit khawatir. Sebabnya, karena kesehatan yang agak menurun.

“Karena tadi siang agak demam. Salah satu penyebabnya mungkin karena ada beban tanggung jawab yang besar untuk bisa menampilkan yang terbaik,” kata dia.

Meski begitu, ia yakin bisa tampil dengan maksimal. Sebab persiapan sudah dilakukan sejak jauh-jauh hari. Tak hanya memperkuat hafalan, kondisi suara juga ia jaga sebaik mungkin.

“Memang beberapa bulan ini kurangi makan gorengan, minuman es, dan cabe,” katanya.

Begitu pula dengan Malikah Khaira Khalqillaah (15). Peserta yang akan turun di cabang Tilawah Quran Anak-anak Putri ini telah melakukan berbagai persiapan.

“Persiapannya mulai dari menjaga kesehatan suara, mental, sama sering-sering berlatih,” imbuhnya.

Malikah punya tekad besar untuk meraih juara pada ajang bergengsi ini. Apalagi sebelumnya, ia berhasil meraih juara kedua STQN 2019 di Pontianak dan Juara ketiga Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) Nasional di Padang tahun 2020. Karena itulah, ia berharap STQN tahun ini bisa memperbaiki prestasi yang capai sebelumnya itu.

“Merasa lebih ke tanggu jawab, karena ini yang (STQH, red) terkahir, jadi lebih serius dan fokus,” ujarnya.

Sementara itu, Gubernur Kalbar Sutarmidji melepas Kafilah Kalbar yang akan mengikuti STQH Nasional XXVI Tahun 2021 di Sofifi Mauluku Utara, di Pendopo Gubernur Kalbar, Rabu (13/10). Dia berharap, para peserta yang mengikuti kompetisi dapat memberikan yang terbaik.

“Saya berharap prestasi yang diukir bisa lebih baik dari yang sebelumnya,” ungkap Sutarmidji.

Lebih jauh dari itu, orang nomor satu di Kalbar ini berharap, kelak semakin banyak bermunculan bibit unggul qori dan qoriah di provinsi ini, serta para penghapal Alquran dan Hadits.

“Ke depan kita bisa melakukan terobosan dengan memberdayakan hafiz di daerah sehingga mereka bisa menyebarkan ajaran Islam, mengajak sebanyak mungkin orang untuk menghafal Alquran,” katanya.

Sekitar 40 orang yang terdiri dari peserta dan official itu akan berada di  Sofifi hingga tanggal 23 Oktober 2021 mendatang. Ketua Umum Lembaga Pembinaan Tilawah Quran (LPTQ) Kalbar, Andi Musa mengatakan, pada STQH Nasional tahun ini, kafilah Kalbar akan turun pada cabang Tilawah anak-anak putra dan putri, dewasa putra dan putri, Hifzil Quran dari 1, 5, 10, 20, dan 30 juz untuk putra dan putri, Hifzil Hadits untuk 100 hadits dengan sanad putra dan putri, serta 500 hadits tanpa sanad putra dan putri.

Andi melanjutkan, para peserta yang akan mengikuti lomba telah dilatih melalui tiga kali Training Center (CT), yakni pada April, Agustus, dan Oktober. Pihaknya pun menargetkan Kalbar masuk dalam lima besar atau sama dengan prestasi  yang pernah diukir pada STQN tahun 2019 di Kota Pontianak.

“Pada saat STQN sebelumnya tahun 2019 di Kota Pontianak kita meraih peringkat lima besar nasional dari 34 provinsi. Maka harapan kami tahun ini minimal bisa bertahan di lima besar, dan syukur-syukur bisa tiga besar nasional,” katanya. (*)

error: Content is protected !!
Hubungi Kami!