Kagamahut Kalbar, Peduli Warga Terdampak Covid-19

PONTIANAK – Keluarga Alumni Universitas Gadjah Mada Fakultas Kehutanan Komda Kalbar (Kagamahut Kalbar) melakukan kegiatan bakti sosial warga terdampak COVID-19 di Pontianak dan sekitarnya.

Tujuan dari kegiatan ini adalah wujud kepedulian Kagamahut Kalbar untuk meringankan beban warga akibat wabah COVID-19. Kegiatan ini diawali dengan pengumpulan donasi dari tanggal 9 – 14 Mei 2020.

Total donasi yang diperoleh adalah sejumlah Rp 8.800.000. Donasi tersebut merupakan sumbangan dari alumni Fakultas Kehutanan UGM di Kalimantan Barat. Selain itu, sumbangan juga diperoleh dari Pengurus KAGAMA KALBAR dan Pengurus Pusat KAGAMAHUT di Jakarta.

Program “Kagamahut Peduli – Mari Berbagi Untuk Sesama” telah rutin dilakukan setiap tahun. Sasarannya adalah warga kurang mampu yang berada di sekitar Kota Pontianak. Kegiatan tahun ini difokuskan kepada pembagian sembako untuk warga yang terdampak COVID-19 di Kalimantan Barat.

“Allhamdulillah tanggal 16 Mei kemaren kami telah mendisdistribusikan 50 paket sembako kepada beberapa pedagang kecil dan warga kurang mampu di kota Pontianak dan Kubu Raya. Di wilayah lain kami juga memberikan bantuan sembako kepada para santri di Pondok Pesantren Bustanul Qur’an, Kabupaten Melawi,” ujar Agus Sukamto selaku Ketua Kagamahut Kalbar sekaligus penanggungjawab kegiatan.

Bantuan tersebut diterima langsung oleh KH. Joko Supeno Mukti selaku pimpinan Pondok Pesantren. Menurutnya kegiatan bakti sosial semacam ini merupakan hal positif dan bisa diadopsi oleh banyak pihak. Banyak sekali manfaatnya bagi warga yang tidak mampu disini, apalagi disaat kondisi COVID-19 sekarang.

Kegiatan lain yang juga dilaksanakan oleh panitia adalah Program Canthelan yang dimulai pada tanggal 20 Mei 2020 di Jl. Padat Karya, Kota Pontianak.

Panitia telah menyiapkan sekitar 158 paket canthelan untuk diambil secara gratis oleh warga. Program ini semula diinisiasi secara mandiri oleh seorang warga di Kecamatan Mlati, Kabupaten Sleman, kemudian diikuti oleh warga lain yang ingin berpartisipasi secara berkelanjutan.

“Saat ini kegiatan tersebut telah diadopsi di 9 Provinsi, 14 kota dan 30 titik di seluruh Indonesia. Di Kaimantan Barat sendiri ada beberapa titik yang juga diinisiasi oleh Alumni UGM.

Isi bungkusan canthelan berupa bahan pokok seperti beras, telur, minyak goreng, hingga sayuran. Kami berharap wabah COVID-19 ini bisa segera selesai sehingga aktivitas perekonomian warga Pontianak bisa kembali seperti semula”, ujar Dennis selaku koordinator media dan publikasi. (mrd)

Read Previous

Siagakan 1440 Petugas Teknik, PLN Kalbar Siap Amankan Pasokan Listrik Jelang Idul Fitri

Read Next

Seruan Ajakan Bersatu Lawan Pandemi Covid-19



One Comment

  • yuuukkk MABAR game dupa88 guuys….
    seru asik dan bisa bikin bengkak tak terbatas rek tabungan kita juga,
    banyak bonus bonus yang bisa kita dapatin dan jackpot yang luar biasaaa….
    mau kaya ya di dupa88 ajaaa bukan yang lain..

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *