Selesaikan Kasus Korupsi Hingga Karhutla
Kajari Landak Beberkan Capaian Kinerja 2020/2021

BAYARKAN DENDA: Penyerahan pembayaran denda oleh perwakilan PT IGP dan diterima Kepala Kejari Landak, beberapa waktu lalu. MIFTAH/PONTIANAK POST

NGABANG – Kepala Kejaksaan Negeri Landak Sukamto menyampaikan capaian kinerja pihaknya selama kurun waktu 2020 dan 2021. Terdapat sejumlah kinerja penting, di antaranya penyelesaian perkara tindak pidana korupsi.

“Melalui Bidang tindak Pidana Khusus telah menyelesaikan perkara tindak pidana korupsi sebanyak 1 (satu) perkara dan sudah berkekuatan hukum tetap dengan terpidana Murat. Ia terbukti telah merugikan keuangan negara sebesar Rp436.001.000,” ucap Sukamto di Ngabang, Rabu (21/7).

Selanjutnya tahapan penyidikan sebanyak satu perkara dan telah dilakukan penahanan terhadap tersangka tersangka ES, terhadap dugaan tindak pidana korupsi APBDes Desa Sungai Segak Kecamatan Sebangki yakni dari Dana Desa (DD) dan Alokasi Dana Desa (ADD) TA.2020 dalam kegiatan Fisik dan Non Fisik sebesar Rp427.712.450,71.

Majelis Hakim Pengadilan tindak pidana korupsi pada pengadilan negeri Pontianak sependapat dengan dakwaan jaksa penuntut umum, dan menjatuhkan putusan dengan amar, yakni menjatuhkan pidana Penjara kepada terdakwa Murat selama lima tahun, dengan dikurangi masa penahanan yang telah dijalani oleh terdakwa dengan perintah agar terdakwa tetap ditahan. Dan membayar denda sebesar Rp300 juta dengan ketentuan apabila tidak dibayar maka diganti dengan menjalani pidana kurungan selama 3 (tiga) bulan.

Selain itu, putusan membebankan kepada terdakwa untuk membayar uang pengganti sebesar Rp436,001,000. Apabila terdakwa tidak membayar uang pengganti dalam waktu satu bulan sesudah putusan pengadilan yang telah memperoleh kekuatan hukum tetap, maka harta bendanya dapat disita oleh jaksa dan dilelang untuk menutupi uang pengganti tersebut. Apabila terdakwa tidak mempunyai harta benda yang mencukupi untuk membayar uang pengganti maka dipidana dengan pidana penjara selama satu tahun dan enam bulan.

Atas putusan tersebut Jaksa Penuntut Umum pada Kejari Landak selaku pelaksana putusan yang telah berkekuatan hukum tetap, telah melaksanakan eksekusi terhadap terdakwa Murat, dengan cara memasukkan ke dalam Rutan Negara Kelas II A PontianakKejari Landak melalui Melalui Bidang Perdata dan Tata Usaha Negara, juga telah melakukan Pendampingan Hukum (Legal Asistance) keperdataan terhadap Pekerjaan Pengadaan Barang dan Jasa Pemerintah Daerah/ BUMN/BUMD dan BPN sebanyak 51 kegiatan. Dan melalui Surat Kuasa Khusus telah melakukan Pemulihan Keuangan Negara Rp736.540.794.

Sementara melalui Bidang Barang Bukti dan Barang rampasan telah melakukan pemusnahan barang bukti pada hari 19 Juli 2021 lalu terhadap 101 perkara yang sudah berkekuatan hukum tetap. “Di antaranya perkara Narkotika, Pencurian, pertambangan tanpa izin, Karhutla, perlindungan anak, ITE dan perjudian,” jelas Sukamto.

Sukamto melanjutkan, Kejari Landak Melalui Bidang intelijen telah melaksanakan tiga Program Jaksa Masuk Sekolah, empat Program Jaksa menyapa, satu perkara Penyelidikan terhadap dugaan tindak pidana korupsi, satu kegiatan Penerangan Hukum, dua kegiatan Pengawasan Aliran Kepercayaan, dan empat kegiatan pengawasan terhadap Tenaga Kerja Asing yang ada di Kabupaten Landak.

Selain itu, selama kurun waktu dari bulan Januari s/d Juli 2021 Kejari Landak melalui bidang Tindak Pidana Umum, telah menerima surat pemberitahuan dimulainya penyidikan sebanyak 104 perkara, dan 94 perkara sudah dieksekusi.

Termasuk eksekusi denda dalam perkara Karhutla terdakwa korporasi yakni PT. Ichtiar Gusti Pudi  diwakili oleh Stevanus Angkuan sebesar Rp1 miliar. Telah terbukti melanggar pasal 98 ayat (1) dan pasal 99 ayat (1) UU No. 32 tahun 2009 tentang perlindungan dan pengelolaan lingkungan hidup.

“Melalui bidang Pembinaan Kejaksaan Negeri Landak juga terus berbenah untuk menuju Wilayah Bebas Korupsi (WBK) melalui enam area perubahan yakni Manajemen Perubahan, area Tata Laksana, Penataan Sistem Manajemen SDM, Penguatan Pengawasan, Penguatan Akuntabilitas Kinerja dan Peningkatan kualitas pelayanan publik,” jelasnya.

Sementara itu, menyambut Hari Adhyaksa ke-61 dan HUT XXI Ikatan Adhyaksa Dharmakarini, Kejaksaan Negeri Landak telah melaksanakan rangkaian kegiatan, yakni vaksinasi Covid-19 gratis kepada 300 masyarakat kabupaten Landak, Bakti Sosial sebanyak 300 paket sembako yang dibagikan kepada panti asuhan, masyarakat kurang mampu, masyarakat yang sedang menjalani isolasi mandiri, dan puna kejaksaan (Purnaja), dan Ziarah ke taman makam pahlawan Kabupaten Landak.

“Kami juga menggelar upacara HUT XXI Ikatan Adhyaksa Dharmakarini secara virtual dan Upacara HBA ke-61 secara virtual terpusat di Kejaksaan Agung,” tutupnya.

error: Content is protected !!
Hubungi Kami!