Kampung KB Desa Sungai Jaga A Dorong Peningkatan Ekonomi Masyarakat

SUNGAI JAGA-Kampung KB Desa Sungai Jaga A Kecamatan Sungai Raya Kabupaten Bengkayang di tahun 2019 diganjar pengelola Kampung KB terbaik ke dua tingkat Provinsi Kalbar. Salah satu potensi yang dimiliki Kampung KB ini adalah sumber daya alam beserta produk turunannya. Ke depan pihak desa akan mendorong peningkatan ekonomi masyarakat dengan mengupayakan kemudahan dalam kepengurusan perizinan usaha.

Sekertaris Desa Sungai Jaga A Kecamatan Sungai Raya, Kabupaten Bengkayang, Jaka Swara menuturkan penghargaan atas pengelola Kampung KB terbaik ke dua dari BKKBN Kalbar ini berawal dari dorongan pihak desa tentang apa yang menjadi keinginan masyarakat setempat.

“Jadi apa yang kurang di desa ini, dan yang menjadi aspirasi masyarakat akan kami upayakan semua programnya” ungkap Jaka Swara, Selasa (27/10).

Di 2020 ini tentunya apa yang telah disemat Desa Sungai Jaga A akan terus ditingkatkan. Caranya kata dia dengan memaksimalkan apa yang dimiliki desa ini.

Di Desa Sungai Jaga A, lanjut dia miliki beberapa komoditi unggulan. Seperti hasil pisang, ikan, kelapa, produk kecap hingga pembuatan pupuk organik cair ada di sini. Ia ingin, apa yang menjadi unggulan masyarakat bisa berkembang pesat sehingga pasarnya bisa semakin besar.

Hanya saja, kendalanya hasil alam dan produk turunannya masih sulit dalam kepengurusan perizinan. Seperti produk kecap yang dibuat masyarakat. Untuk kepengurusan pembuatan label dan izin lainnya dirasa dia agak sulit.

Jika dalam kepengurusan label dan perizinan diberi kemudahan, ia meyakini produk kecap dari desa ini bisa semakin luas di pasarkan.

Disisi lain, adanya pembentukan Kampung KB di sini juga berdampak pada pembangunan infrastruktur. Dimana jalan desa yang dulunya masih tanah kini sudah disemen dan diaspal.

Ke depan ia ingin, gelontoran program dari semua SOPD di Kabupaten Bengkayang masuk di sini. Dengan begitu diyakini dia desa ini bisa semakin baik. “Dalam tiap Musrenbang baik tingkat desa hingga Kecamatan, apa yang menjadi aspirasi warga juga kami sampaikan. Tapi belum terlalu didengar. Memang kalau untuk aspirasi masyarakat desa sudah merasakan. Tapi kami ingin semua SOPD bisa masuk melihat kondisi desa ini,” tandasnya.(iza)

error: Content is protected !!