Kapolres : Bila Terbukti Tentunya Akan Kami Proses

SUKADANA – Beredar kabar, pihak RSUD Sultan Muhammad Jamaludin I dan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Kayong Utara dipanggil Polisi, terkait dugaan sejumlah laporan dari masyarakat.

Namun, kabar tersebut saat dikonfirmasi Kapolres Kayong Utata AKBP Bambang Sukmo Wibowo menyebutkan, pemanggilan hanya klarifikasi atas laporan dari masyarakat, salah satunya RSUD Sultan Muhammad Jamaludin I.

“Bukan panggilan mas, tapi melakukan klarifikasi laporan dari masyarakat,”sebut Kapolres, Kamis (8/4) di Sukadana, saat dihubungi melalui pesan WhatsApp.

Sementara itu, mengenai pemanggilan Dinas PUPR lanjut Kapolres, juga hal yang sama melakukan klarifikasi, namun dengan beda laporan.

Berkaitan dengan hal ini, baik RSUD Sultan Muhammad Jamaludin I dan Dinas PUPR Kayong Utara saat ini Polisi masih melakukan pendalaman, untuk cross cek data dan fakta terkait laporan dimaksud.

“Sama klarifikasi juga tapi beda laporan. Untuk materi yang dilaporkan masih belum sempat saya ekspos karena masih pendalaman. Ini tujuannya untuk cross cek data dan fakta terkait laporan dimaksud. Sehingga menjamin kepastian dan keadilan hukum. Bila tidak mendasar maka tidak diteruskan pada jenjang penyidikan. Namun bila terbukti tentunya akan kami proses lanjut,”jelas Kapolres.

Karena, sambung Kapolres proses klarifikasi merupakan untuk menguji benar atau tidak, berdasarkan fakta dan bukti yang ada.

“Proses klarifikasi adalah tahapan untuk uji benar atau tidak berdasar fakta dan bukti. Nanti akan diekspose isinya bila sudah dapat disimpulkan benar atau tidaknya,”tutupnya. (dan).

error: Content is protected !!
Hubungi Kami!