Kasih Tulus Ai Xin Bantu Warga

BANTUAN: Komitmen Ai Xin bantu warga yang membutuhkan. MARSITA/PONTIANAK POST

SESUAI motto “Kasih Tiada Batas”, perkumpulan sosial  Wadah Himpun Kasih atau Ai Xin konsisten berbagi kasih kepada kaum kurang mampu. Ai Xin juga berkomitmen memberi santuan kepada lansia tanpa nafkah, dengan prinsip langsung,tepat, benar, jelas ,selektif dan terbuka.

Selasa, 30 Juli 2019 sebuah info sosial masuk ke sekretariat Ai Xin. Seorang bayi lahir dalam keadaaan prematur saat kandungan ibunya baru berusia 25 minggu. Anak ke 3 dari pasangan Ferdy (34 th) dan Yustina (34 th) tersebut dalam kondisi sangat lemah dan harus dirawat intensif dalam inkubator di ruang NICU Perinatal RSU Antonius. Sesuai info terpercaya bahwa pasangan keluarga sederhana yang tinggal di Gang 1, jalan Tanjungpura ini butuh uluran tangan pihak lain untuk biaya perawatan buah hati mereka. Musibah mendadak ini tentunya sangat berat bagi Fredy yang sehari-hari hanya bekerja sebagai tukang antar gas tabung dari rumah ke rumah.

Sesuai info di atas ,tim Sosial Ai Xin yang dipimpin sekretaris umum Frendys Lu bersama ketua tim Gow Nguan Hui dengan anggota Lim Tia Khui, Lau Lie Khiang, Tan Lie Hun dan Diana Lo ini segera menuju ke RSU Antonius. Setelah melapor tujuan kedatangan di penjagaan RS mereka langsung menuju ruang tempat si bayi dirawat dan menyerahkan kasih sebesar Rp.5.000.000 langsung ke tangan Ferdy.

“Kami dari Ai Xin, mendapat info anak Ferdy lahir prematur dan perlu perawatan intensif , terimalah kasih tulus ini semoga bisa turut meringankan beban kalian,” kata Frendys Lu saat menyampaikan bantuan tunai langsung. Dia juga harap Ferdy tetap semangat dan tabah, sambil menjelaskan bahwa kehadiran Ai Xin tidak bermaksud kasihan dan merendahkan pihak yang menerima.

“Ai Xin tidak memberi harapan besar , tetapi kami hardir dengan kasih peduli yang tulus untuk sesama saudara yang kebetulan masih perlu bantuan dengan , dengan harapan bisa memberi semangat, kesejukan dan damai,” lanjutnya.

Kemudian tim Ai Xin melakukan doa bersama untuk kesehatan si bayi dan dalam doa juga tersisip kata mohon Tuhan melindungi semua tenaga medis yang telah bekerja maksimal dan penuh kasih.
Keluar dari RS Antonius, tim Ai Xin meluncur ke Gang Keluarga, Jalan Parit Tengkorak, Kecamatan Sungai Raya, Kubu Raya. Mereka bertujuan mengunjungi Hasan, pria usia 62 tahun, ayah tiga anak dari keluarga kurang mampu. Pria yang menjadi tulang punggung keluarga ini telah tahun mengalami kebutaan karena gangguan selaput katarak dan tidak pernah ditangani secara medis. Tim Ai Xin datang agar mendapat semua data lengkap supaya bisa segera membawa yang bersangkutan menjalani proses pengobatan medis dan selanjutnya membiayai operasi katarak mata Hasa. Harapan mata Hasan bisa segera kembali normal dan bisa melihatseperti sebelumnya , serta dengan badannya yang masih sangat sehat ia dapat melakukan aktifitas sehari-hari untuk menjadi tiang utama di keluarga mereka. Dalam melaksanakan tugas bagi kasih , Ai Xin selalu utamakan menghargai semua pihak dengan sikap sopan santun dan penuh kasih. (mrd)

Read Previous

Objek Wisata & Sumber Listrik

Read Next

Tingkatkan Kualitas Layanan, Bandara Supadio Jadi Pelanggan Premium PLN

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *