Kasus ‘Remas Payudara’ Kembali Terjadi

TATAP MUKA: Kapolres Sanggau saat tatap muka dengan sejumlah tokoh Melayu di Kabupaten Sanggau di Keraton Surya Negara, Kamis (3/12). SUGENG ROHADI/PONTIANAK POST

SANGGAU-Kaus kejahatan jalanan “Remas Payudara” di Kabupaten Sanggau mulai meresahkan masyarakat. Beberapa waktu lalu, kejahatan ini kembali memakan korban di Jalan Sutan Syahrir, Kota Sanggau. Demikian diungkap Kapolres Sanggau, AKBP Reymond Marcellino Masengi ketika menggelar tatap muka bersama sejumlah tokoh Melayu di Keraton Surya Negara.

Menurut Raymond, pihaknya tengah memburu pelaku kejahatan tersebut. Korbannya, lanjut dia, adalah seorang perempuan, ketika itu, sedang berjalan kaki disekitaran Jalan Sutan Syahrir Kota Sanggau.

“Saya baru tahu informasi ini saat menggelar pertemuan dengan warga dan para tokoh di Kota Sanggau. Inilah salah satu tujuan pertemuan dengan para tokoh, ternyata kami mendapatkan informasi,” ujarnya, Kamis (3/12).

Raymond menegaskan bahwa pihaknya telah mengantongi identitas pelaku. Termasuk kendaraan yang digunakan pada saat kejadian.

“Kami juga menyayangkan, mengapa korban tidak melapor. Atau mungkin karena sulitnya bukti. Meski begitu, kami tetap tindaklanjuti. Saya sudah perintahkan Kasat Reskrim untuk segera mengungkapnya,” tegas kapolres.

Terkait dengan kejadian itu, Ketua Forum Alumni HMI Wati (Forhati) Kabupaten Sanggau, Eka Rosmiati menyampaikan kejadian tersebut sebagai pelecehan terhadap kaum perempuan. Dirinya berharap kejadian serupa tidak kembali terulang dan kepolisian dapat mengambil tindakan tegas dengan mengungkap kasus tersebut sehingga keamanan terhadap kaum perempuan dapat terjamin dalam aktivitasnya.

“Saya menyayangkan ya kasus seperti ini kembali terulang. Beberapa waktu silam juga pernah terjadi. Ini pelajaran juga bagi para perempuan di Sanggau agar selalu waspada. Saya yakin, dengan keprofesionalan kepolisian, kasus ini pasti bisa diungkap,” ujarnya. (sgg)

error: Content is protected !!