Kecelakaan Kapal di Muara Jongkat,  Satu Nelayan Terapung di Tengah Laut

SEGERA DIPULANGKAN: Korban selamat (baju abu-abu) diserahkan ke Basarnas untuk dipulangkan ke rumahnya.Istimewa

MEMPAWAH – Satu korban kecelakaan kapal berhasil ditemukan dalam kondisi selamat di Perairan Tanjung Bangkai, Kelurahan Tanjung, Kabupaten Mempawah, Senin (20/9) sekitar pukul 22.15 WIB. Korban selamat merupakan nelayan tradisional warga Desa Sungai Kakap, Kubu Raya. Kasat Polair Polres Mempawah, Iptu Andi Rahmat membenarkan temuan korban selamat kecelakaan kapal tersebut. Kasat mengungkapkan, korban selamat diketahui bernama Budi (38) warga Desa Sungai Kakap, Kecamatan Sungai Kakap, Kubu Raya.

“Korban ditemukan oleh TB Indo Power 09 yang sedang berlayar menuju ke PLTU 1 Bengkayang,” ungkap Andi Rahmat, Selasa (21/9) pagi. Kasat menuturkan, Budi pertama kali ditemukan TB Indo Power 09 dalam kondisi terapung di tengah laut di sekitar Perairan Tanjung Bangkai, Kelurahan Tanjung, Kabupaten Mempawah. Kemudian, korban langsung diberikan diselamatkan dan ditolong oleh awak TB Indo Power 09.

“Korban ditemukan terapung-apung menggunakan serpihan papan. Alhamdulillah, telah berhasil diselamatkan oleh TB Indo Power 09. Namun, kita belum tahu pasti keberadaan korban selamat. Apakah sudah dipulangkan kerumah atau masih berada di kapal TB Indo Power 09,” tutur Kasat.

Terkait kecelakaan kapal itu, Kasat memastikan Sat Polair Polres Mempawah telah berkoordinasi dengan Basarnas dan pihak terkait lainnya untuk melakukan pencarian di sekitar lokasi kecelakaan kapal. Sebab, masih ada satu nelayan yang belum ditemukan keberadaannya. “Satu nelayan lainnya bernama Amat (25) masih belum ditemukan. Kita terus melakukan pencarian di titik-titik strategis. Mudah-mudahan korban hilang ini segera ditemukan dalam kondisi selamat,” harapnya.

Sebelumnya, dilaporkan telah terjadi kecelakaan laut yang dialami kapal nelayan Sungai Kakap di sekitar Muara Jongkat, Mempawah, Senin (20/9) sekitar pukul 14.30 WIB. Laporan tersebut disampaikan oleh Juwita (istri korban Budi) kepada petugas setempat. Diduga, kapal nelayan tersebut mengalami kecelakaan akibat cuaca ekstrem, angin kencang dan gelombang tinggi yang menerjang perairan Muara Jongkat. Lokasi kecelakaan diprediksi berada di koordinat  0°05- 00 ‘N – 108 – 53 -00 ‘T.(wah)

error: Content is protected !!
Hubungi Kami!