Keistimewaan Lailatul Qadar

opini pontianak post
Oleh Tommy Priyatna

Oleh: Widia Permatasari

Bulan Ramadan adalah bulan yang penuh rahmat. Bulan yang penuh ampunan. Bulan Ramadan adalah bulan yang sangat mulia. Pada bulan inilah Alquran diturunkan. Tidak sampai disitu, Pada bulan inilah juga kasih sayang Allah swt. Turun di malam Lailatul Qadar. Umat muslim menunggu-nunggu bulan yang penuh berkah itu. Setelah sekian lama tidak makan dan minum sampai waktu yang telah ditentukan yakni menjelang waktu magrib.

Di bulan Puasa Ramadan tersebut terbagi menjadi 3: 10 Hari Pertama adalah Rahmat; 10 Hari Kedua adalah Maghfirah; dan 10 Hari Terakhir adalah ‘Itqun  Minar Nar (pembebasan dari api neraka). Suasana pada malam seribu bulan di 10 hari terakhir yakni syahdu, lebih hangat dan lebih sejuk. Doa terasa lebih lembut, doa-doa yang dipanjatkan kepada ilahi akan diaminkan oleh malaikat-malaikat yang turun ke bumi. Sehingga apapun yang dipinta pasti akan dikabulkan.

Banyak nilai-nilai puasa yang bisa didapatkan, salah satunya yaitu I’tikaf. kesempatan yang tidak akan datang dua kali adalah i’tikaf di bulan suci Romadhon. Tempat dimana umat Islam beribadah kepada Allah swt. Dari ibadah wajib hingga ibadah sunnah. Dalam malam itu, i’tikaf adalah kesempatan bagi umat Islam yang ingin bermunajat kepada-Nya. Sebagai ajang berlomba-lomba dalam kebaikan terlebih di 10 malam terakhir. Memohon ampun sebanyak-banyaknya. Sebagaimana hadis Rasulullah saw. Bersabda “Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam biasa beri’tikaf di sepuluh hari terakhir dari bulan Ramadan hingga beliau diwafatkan oleh Allah (Mutafaq ‘alaih).

Nabi SAW juga memprioritaskan di bulan Ramadan membaca Alquran dengan tadarrus, mengkhatamkan Alquran. Tradisi tersebut dilestarikan oleh ulama salaf. Jika di antara umat muslim yang rajin tadarrus akan mendapat pahala. Begitu banyak keuntungan membaca Alquran atau dikatakan tadarrus. Tidak akan rugi bagi umat muslim yang mengaji Alquran. Membaca Alquran disebut juga mengaji Alquran karena sebagai pembuka pintu rahmat. Umat muslim tidak hanya dianjurkan membacanya, tetapi juga mengkaji. Dalam hal ini membaca makna dan artinya, lalu kemudian dikaji. Banyak kisah-kisah para nabi dan rasul di dalam kitabnya.  Seperti larangan meninggalkan puasa tanpa terkecuali. Atau uzhur atau kondisi yang bisa diberikan kelonggaran yang mungkin dapat ditoleransi.Fungsi Alquran di antaranya menjadi penunjuk jalan yang memberikan alamat agar tidak tersesat menuju kampung akhirat dan rahmat bagi orang-orang beriman dan berbuat kebaikan.                    Mengetuk pintu hati “pemilik rumah”  jika sudah sampai tujuan. Di bulan itu,  Allah menurunkan kitab suci-Nya. Sebagaimana firman Allah swt. yang artinya “Sesungguhnya Kami telah menurunkannya (Alquran) pada malam qadar. Dan tahukah kamu apakah malam kemuliaan itu? Malam kemuliaan itu lebih baik daripada seribu bulan. Pada malam itu turun para malaikat dan Ruh (Jibril) dengan izin Tuhannya untuk mengatur semua urusan. Sejahteralah (malam itu) sampai terbit fajar” (al Qadr 1-5)

Selama Ramadan dapat berkomitmen untuk mengkhatamkan Alquran setiap minggu, per sepuluh hari, atau minimal satu ayat setiap harinya, agar menjadi muslim yang berpenampilan baik dan beretika elok. Rasulullah SAW mengilustrasikan orang mukmin yang selalu membaca Alquran umpama buah Utruja, rasanya enak baunya harum. Orang mukmin yang tidak membaca Alquran umpama buah tamrah kurma, rasanya enak tapi tidak wangi.

Hadits ini menunjukkan Alquran yakni kitab suci yang menjadi panduan amar makruf nahi munkar. Untuk keselamatan di dunia dan di akahirat. membimbing ke jalan yang lurus yang dirdhoi oleh Allah swt. Alquran ibarat buku panduan (manual book). Jika dianalogikan kepada barang elektronik atau kain pakaian, kain itu akan baik dan awet tidak cepat koyak bilamana penggunaannya mengikuti buku panduannya. Namun bagi umat muslim tak cukup hanya hidup sesuai petunjuk Alquran, tapi juga sangat dianjurkan terus membaca Alquran karena membacanya akan mengalirkan pahala dan rahmat-Nya.**

*Penulis adalah mahasiswi Pascasarjana UIN Sunan Kalijaga Yogya.

error: Content is protected !!
Hubungi Kami!