Kejahatan Makin Canggih, Jaksa Harus Sigap

SAMBUTAN: Kajati Kalbar disambut dengan acara penyambutan khas Sambas, termasuk mendapatkan selendang Tenun Khas Sambas. IST

SAMBAS-ASepala Kejaksaan Tinggi Kalimantan Barat Dr Masyhudi SH MH mengatakan dalam hal penanganan kasus kejahatan, aparat penuntut hukum termasuk para jaksa, harus bisa menyesuaikan dengan modus, cara hingga strategi para pelaku kejahatan yang semakin canggih.

Hal tersebut disampaikannya kepada seluruh jajaran di Kejaksaan Negeri Sambas usai peresmian Surau Al Ichwan dan penanaman pohon yang merupakan rangkaian kunjungan kerja di Kantor Kejaksaan Negeri Sambas, Kamis (21/1).

Kajati Kalbar menyampaikan, ke depannya dalam penegakkan hukum. Aparat hukum harus bekerja ekstra, karena tak mudah dan berat. Lantaran para pelaku kejahatan akan semakin masif, agresif, terorganisir bahkan lintas negara, sehingga aparat penegak hukum tak bisa hanya mengandalkan cara-cara konvensional.

“Dalam penegakkan hukum, pelaku kriminalitas sangat masif, agresif, terorganisir, bahkan lintas negara terlebih Sambas adalah daerah perbatasan, dan (aksi kejahatan) dilakukan secara canggih dengan menggunakan IT. Sehingga penyelesaiannya tak bisa dengan cara konvensional, tapi laksanakan dengan melibatkan instansi dan lembaga lain dengan menggunakan kemajuan IT yang ada juga,” katanya.

Selain itu, saat kunjungan kerja di Kejari Sambas didampingi sang istri yang juga Ketua IAD Wilayah Kalbar serta rombongan. Kajati Kalbar juga menyampaikan kebahagiaannya. dimana Kejari Sambas beberapa waktu lalu mendapatkan anugerah sebagai Satker Wilayah Bebas Korupsi atau WBK.

“Saya senang sekali, Kajari Sambas,Ichwan Effendi SH dan jajarannya beberapa waktu lalu mendapatkan anugerah pembangunan zona integritas dan hasilnya ditetapkan sebagai Wilayah Bebas Korupsi. Prestasi yang diraih Kejari Sambas ini, diharapkan memberikan motivasi dan contoh kejari lain di Kalbar dan Indonesia, ternyata kejari tipe B Sambas, sudah melaksanakan penataan sedemikian rupa sehingga layak dan ditetapkan sebagai WBK,” katanya.

Mengenai keberadaan Musholla Al Ichwan di lingkungan kantor Kejari Sambas, Kajati memberikan apresiasi dan mengharapkan tempat ibadah yang ada bisa dimanfaatkan dengan baik. “Jangan sampai, pembangunan musholla ini selesai dibangun tapi kurang dimanfaatkan. Selain ibadah salat, diharapkan kegiatan keagamaan yang lain bisa dilaksanakan di Surau Al Ichwan,” katanya. (fah)

error: Content is protected !!