Tangani 78 Perkara Dalam Satu Tahun Terakhir
Kejari Sekadau Beberkan Capaian dan Program Kerja

VAKSINASI: Kejaksaan Negeri Sekadau menggelar vaksinasi massal bersama Pemerintah Kabupaten Sekadau dan Dinas Kesehatan Kabupaten Sekadau dalam rangka Hari Bhakti Adhyaksa (HBA) ke-61 dan Ikatan Adhyaksa Dharmakarini ke-21. KEJAKSAAN NEGERI SEKADAU

SEKADAU – Memperingati Hari Bhakti Adhyaksa (HBA) ke-61 dan Ikatan Adhyaksa Dharmakarini ke-21, Kepala Kejaksaan Negeri Sekadau, Cumondo Trisno memaparkan sejumlah capaian hingga program kerja Kejaksaan Negeri Sekadau setahun terakhir.

Kajari Sekadau, Cumondo Trisno memaparkan dalam setahun terakhir pihaknya terus berupaya membenahi diri agar menjadi Sumber Daya Manusia (SDM) yang berkualitas, sehingga bisa dan mampu melayani masyarakat khususnya dalam hal pelayanan hukum.

“Salah satunya yaitu kita telah membenahi mental pegawai kita untuk meninggalkan hal-hal yang tidak baik. Kita juga sudah membenahi sarana dan prasarana di kantor dalam rangka kita mewujudkan WBK,” ungkap Kajari, Rabu (21/7).

Upaya meningkatkan kualitas SDM, sarana, dan prasarana tersebut, lanjut Trisno juga diiringi dengan kinerja yang diberikan. Hal itu terlihat dalam penanganan sejumlah perkara oleh Kejari Sekadau. Ia mengatakan, Kejari Sekadau sudah menangani sebanyak 78 perkara dalam satu tahun terakhir, yang terdiri dari tindak pidana pencurian 27 perkara, narkotika 21 perkara, Pertambangan Emas Tanpa Izin (PETI) 11 perkara, dan tindak pidana perlindungan anak 9 perkara.

“Satu tahun terakhir kita juga sudah melakukan tahap dua yaitu pelimpahan perkara dari polisi, penyidik dalam hal ini ke penuntut umum sebanyak 92 perkara, limpah ke pengadilan 91 perkara dan eksekusi 78 perkara,”bebernya.

Untuk yang sedang ditangani saat ini, Kajari menuturkan ada satu perkara percobaan pembunuhan atas nama tersangka Martinus Wiranto yang sedang memasuki tahap pratut. Serta satu perkara ITE atas nama tersangka Anwar juga sedang memasuki tahap pratut.

Sementara itu, untuk tindak pidana khusus, Kejaksaan Negeri Sekadau dalam satu tahun terakhir, khususnya di tahun 2021 sudah melakukan penyelidikan penyimpangan dalam pengelolaan APBDes 2017-2019. Serta penyidikan adanya penyimpangan dalam kegiatan normalisasi sungai/saluran tahun 2018.

“Kita juga telah melakukan penuntutan dalam perkara tindak pidana korupsi dalam relokasi pembangunan gedung puskesmas Kecamatan Belitang, tahun anggaran 2016 dengan status sudah incraht dan putus pada bulan Desember 2020,”jelasnya.

Lanjut Trisno,  dalam perkara tersebut, diputuskan terdakwa atas nama Mohammad Syaifullah dan Dedy Ismuyadi Patra dijatuhi hukuman masing-masing pidana penjara 2 tahun dan pidana denda sebesar Rp. 50.000.000,00.

“Untuk Intel, kemarin sudah melakukan LITPAMGAL pada tahap pelaksanaan Pemilukada tahun 2020 dan Alhamdulillah hingga sekarang tidak terjadi apa-apa, aman terkendali,”tambah Kajari.

Kemudian, capaian kinerja bidang perdata dan tata usaha negara periode bulan Juni 2020/2021, diketahui Kejari Sekadau sudah melakukan 5 penandatanganan kesepakatan bersama (MOU) dengan lembaga/pemerintah/BUMD.

Sedangkan untuk Surat Kuasa Khusus (SKK) dengan ditindaklanjuti dengan surat kuasa subtitusi dari Kepala Kejaksaan Negeri Sekadau kepada Jaksa Pengacara Negara untuk menindaklanjuti SKK tersebut juga telah dilaksanakan dan berhasil melakukan pemulihan keuangan Negara sebesar Rp. 203.742.800 yang dilakukan JPN Kejaksaan Negeri Sekadau pada Dinas Pekerjaan Umum dan Penatasan Ruang Kabupaten Sekadau.

Di sisi lain, Kajari juga memaparkan program unggulan. Yang mana saat ini Kejari Sekadau memprioritaskan pelayanan hukum bagi masyarakat. Dengan meningkatkan kualitas pelayanan terhadap masyarakat, masyarakat bisa lebih mengenal Kejaksaan, mengerti hukum dan terhindar dari hukum.

“Program unggulan kita memberikan pelayanan khusus,  seperti dengan barang bukti yang bisa dikembalikan kita upayakan untuk langsung diantarkan. Dengan penanganan hukum yang menempatkan rasa keadilan di masyarakat, minimal masyarakat mematuhi aturan yang dibuat oleh pemerintah,” harapnya.

Bagi Cumondo Trisno, dengan diperingatinya Hari Bhakti Adhyaksa (HBA) ke-61 dan Ikatan Adhyaksa Dharmakarini ke-21. Ia berharap semua pegawai Kejari Sekadau khususnya jaksa dapat semakin serius menangani perkara, dan tepat sasaran.

“Terutama dengan SDM yang terbatas diharapkan kita bisa memenuhi target yang diharapkan, apalagi dalam hal pelayanan masyarakat. Kita harus siap melaksanakan perintah atasan,” tandasnya.

Dalam rangka Hari Bhakti Adhyaksa (HBA) ke-61 dan Ikatan Adhyaksa Dharmakarini ke-21 Kejari Sekadau diketahui juga melaksanakan vaksinasi Covid-19 massal bagi masyarakat Kabupaten Sekadau yang bekerjasama dengan Dinas Kesehatan Kabupaten Sekadau, warga yang mengikuti vaksinasi juga mendapatkan beras sebagai bentuk penghargaan. (var)

error: Content is protected !!
Hubungi Kami!