Keluhkan Harga Pakan Mahal

MEMPAWAH – Kunjungan kerja (kunker) Menteri Kelautan dan Perikanan RI, Edhy Prabowo ke Desa Kuala Secapah, menjadi kesempatan bagi Pemerintah Kabupaten Mempawah menyampaikan berbagai persoalan dan kendala nelayan di wilayah itu. Permasalahan tersebut disampaikan langsung Bupati, Erlina.

“Potensi kelautan dan perikanan di Kabupaten Mempawah cukup besar. Sebab, sebagian wilayah kami berada di pesisir pantai. Ada enam kecamatan yang berhadapan langsung dengan Laut Natuna,” ungkap Erlina dihadapan Menteri Edhy Prabowo.

Misalnya, Erlina mencontohkan, budidaya udang air payau di Kabupaten Mempawah cukup potensial. Bahkan, beberapa tahun lalu cukup banyak para pengusaha yang mengembangkan bidang tersebut.

“Namun belakangan ini usaha budidaya udang air payau mulai ditinggalkan. Penyebab utamanya, harga pakan semakin mahal. Sehingga, kos pengeluaran tidak seimbang dengan hasil panen. Dan para pengusaha ini merugi,” sebut Erlina.

Kemudian, Erlina mengaku bersyukur berdirinya pelabuhan di Kabupaten Mempawah. Akan tetapi, keberadaan pelabuhan itu belum dituntang dengan fasilitas dan infrastruktur yang memadai untuk mendukung pengembangan bidang kelautan dan perikanan di Kabupaten Mempawah.

“Kami berharap Pak Menteri dapat menambah pembangunan fasilitas dan infrastruktur yang dapat mendukung aktivitas nelayan. Sehingga, keberadaan pelabuhan bisa dimaksimalkan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat nelayan di Kabupaten Mempawah,” harapnya.

Masih dalam kesempatan itu, Erlina pun menyampaikan keluhan nelayan berkaitan dengan bahan bakar. Erlina menyebut, nelayan di Kabupaten Mempawah kerap susah mendapatkan solar yang merupakan bahan bakar utama untuk beroperasional di laut.

“Tanpa adanya pasokan solar, nelayan kesulitan untuk berangkat melaut. Kalau pun harus membeli solar secara eceran, maka nelayan harus mengeluarkan biaya yang lebih besar. Padahal, pemerintah sudah menyediakan solar subsidi untuk nelayan,” lirihnya.

Read Previous

Makam Tok Bubut; Tertua di Kayong Utara, Berusia Hampir Seribu Tahun

Read Next

Tersandung Kasus Narkoba, Ijab Kabul Dalam Tahanan

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *